- Sosok dosen IPB, Meilanie Buitenzorgy, mendadak menjadi perbincangan publik.
- Ia menganalisis riwayat pendidikan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
- Meilanie menyimpulkan kemungkinan riwayat pendidikan Gibran hanya setara tamatan SD.
Suara.com - Sosok dosen IPB, Meilanie Buitenzorgy, mendadak menjadi perbincangan publik setelah menganalisis riwayat pendidikan Wakil Presiden, Gibran Rakabuming Raka.
Dalam analisisnya, Meilanie menyimpulkan bahwa kualifikasi pendidikan putra sulung Presiden ke-7 RI itu kemungkinan hanya setara tamatan Sekolah Dasar (SD).
"Maka fix, kualifikasi pendidikan Gibran cuma tamatan SD," tulis Meilanie di akhir analisisnya yang dibagikan melalui akun Facebook-nya beberapa hari lalu, dikutip pada Rabu, 24 September 2025.
Ia berargumen bahwa UTS Insearch, tempat Gibran menempuh pendidikan, bukanlah sekolah menengah atas yang berhak mengeluarkan sertifikat kelulusan resmi.
Namun, UTS Insearch merupakan program persiapan atau matrikulasi untuk masuk universitas. Analisisnya merujuk pada Peraturan Mendikbudristek No. 50 Tahun 2020.
Meilanie juga menyoroti pendidikan Gibran di OPPS Singapura, yang dijelaskan setara dengan kelas 7-10 di Indonesia, atau SMP ditambah satu tahun.
Berdasarkan analisis terhadap sistem pendidikan di negara tempat Gibran sekolah dan regulasi penyetaraan ijazah di Indonesia, Meilanie sampai pada kesimpulannya.
Atas hal ini, profil Meilanie Buitenzorgy mungkin menyita perhatian banyak pihak, berikut ulasan profil salah seorang dosen IPB tersebut.
Profil Meilanie Buitenzorgy
Baca Juga: Viral Analisa Dosen IPB Soal Pendidikan Gibran, Benarkah Cuma Setara SD?
Melansir dari laman resmi IPB, Meilanie Buitenzorgy merupakan dosen ESL FEM IPB University dengan kepakaran di bidang Ekonomi Politik Lingkungan.
Minat penelitiannya berkaitan dengan Environmental Economics, dan tercatat setidaknya lima artikel ilmiah yang telah ditulisnya di Google Scholar.
Meilanie merupakan salah seorang dosen di Departemen Ekonomi Sumberdaya dan Lingkungan IPB dengan gelar lengkap Dr. Meilanie Buitenzorgy, S.Si, M.Sc.
Ia menempuh pendidikan S1 di Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) IPB pada tahun 1999 dan lulus dengan gelar Sarjana Sains (S.Si).
Selanjutnya, Meilanie melanjutkan pendidikan S2 di Wageningen University, The Netherlands, pada 2006 dan memperoleh gelar Magister Sains (M.Sc).
Meilanie kemudian meraih gelar Philosophiae Doctor (PhD) dari University of Sydney, Australia. Jurusan yang ia ambil, yaitu Enviromental and Resource Economics.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing
-
Rekan Setim Bongkar Duduk Perkara Konflik Mees Hilgers vs FC Twente, Dua-duanya Kepala Batu
-
Dari Mobil Futuristik hingga Hiburan, Ini Serunya GIIAS 2026