- Tasya Farasya gugat nafkah anak Rp100 ke Ahmad Assegaf.
- Diduga sindiran karena tak pernah dinafkahi selama menikah.
- Netizen kaitkan dengan video Tasya kaget lihat uang Rp1000.
Suara.com - Tasya Farasya menuai perhatian publik kala menggugat nafkah anak atas perceraiannya dengan Ahmad Assegaf sebesar Rp100 perak.
Padahal, Tasya Farasya saja sempat kaget dengan bentuk uang Rp1000 yang pernah ditemukan di tasnya beberapa tahun lalu.
Tuntutan Tasya Farasya ini diyakini netizen sebagai bentuk sindiran untuk menyentil harga diri Ahmad Assegaf. Pasalnya, dalam berkas perceraiannya, Tasya Farasya mengaku tidak pernah diberi nafkah oleh sang suami.
Sebagai selebgram yang terlahir kaya raya, aksi Tasya Farasya hanya menagih 100 perak perbulannya kepada Ahmad Assegaf pun hanya gertakan semata.
Lantas, apakah Tasya Farasya pernah melihat uang nominal Rp100 perak tersebut? Terkait hal ini, netizen pun mengaitkannya dengan video lama Tasya saat menemukan uang pecahan Rp1000.
Kala itu, Tasya Farasya tengah membongkar isi tasnya untuk konten 'what's in my bag'. Tasya mengeluarkan satu per satu barang di dalam tas seperti KTP, ponsel, dan lain-lain.
Lalu, ketika menemukan selembar kertas kumal Tasya berekpresi kaget.
"Ini duit apa? Kok warnanya kayak gini sih?" tanya Tasya sambil membuka uang kertas itu.
"Oh my God, guys. Duit seribu, baru ya? Cute banget warnanya aku suka," kata Tasya saat menunjukkan uang pecahan seribu.
Baca Juga: Tasya Farasya Cuma Minta Rp100 ke Ahmad Assegaf, Emang Bisa Buat Apa Saja?
Hal ini pun disandingkan dengan aksinya sekarang yang menuntut Rp100 saja.
"Aku rasa dia cuma penasaran sama duit 100 perak deh, makanya minta itu," komentar warganet. "Emang dia tahu modelan uang 100 peral?" tanya warganet.
Saat ini, uang pecahan Rp100 hanya ada dalam bentuk koin. Nominal ini pun nyaris tidak bisa digunakan untuk membelikan barang.
Pasalnya, di kehidupan sehari-hari uang Rp100 hanya digunakan untuk menggenapkan nominal, misal dari Rp900 jadi seribu.
Untuk beli permen pun, saat ini sudah jarang yang berharga Rp100. Kantong plastik di minimarket pun dibanderol harga Rp300.
Oleh karena itu, kuat dugaan bahwa Tasya Farasya memutuskan nominal Rp100 itu sebagai tuntutan nafkah anak hanya untuk menguji tanggung jawab Ahmad Assegaf.
Berita Terkait
-
Tasya Farasya Cuma Minta Rp100 ke Ahmad Assegaf, Emang Bisa Buat Apa Saja?
-
Bak Cinta Buta, Ahmad Assegaf Dicurigai Biasa Utang Tasya Farasya Sejak Pacaran
-
Viral, Suami Tasya Farasya Diduga Gadai Sertifikat Properti Mertua Demi Utang Miliaran
-
Sangun Ragahdo Anak Siapa? Pengacara Tasya Farasya Punya Latar Belakang Mentereng
-
Tasya Farasya Bawa Hermes Himalaya Tapi Cuma Minta Nafkah Rp100, Inikah Cara Balas Dendam Gemini?
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung