Pada tahap awal, tenaga dapur MBG menerima gaji sekitar Rp2 juta per bulan. Gaji tersebut diterima utuh tanpa potongan iuran BPJS Ketenagakerjaan karena ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah.
Seiring berjalannya waktu, tenaga dapur berpeluang diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Jika sudah berstatus PPPK, gaji mereka bisa meningkat signifikan hingga Rp5 juta per bulan.
Bahkan, berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 11 Tahun 2024, gaji PPPK diatur dalam 17 golongan, dengan rentang dari Rp1,9 juta hingga Rp7,3 juta, tergantung masa kerja dan level golongan.
Artinya, semakin lama mereka bekerja dan semakin tinggi golongannya, semakin besar pula penghasilan yang bisa mereka terima.
Tugas dan Tanggung Jawab SPPG
SPPG, khususnya karyawan dapur MBG punya tanggung jawab yang besar. Mereka bukan hanya memasak, tapi juga memastikan makanan yang sampai ke tangan anak sekolah benar-benar aman, sehat, dan sesuai standar gizi. Berikut rincian tugasnya:
1. Operasional Harian
Setiap hari, tenaga dapur harus menyiapkan makanan dalam jumlah besar. Prosesnya mencakup mencuci dan menyiapkan bahan, memasak sesuai resep gizi, membagi porsi secara merata, hingga mengemas makanan.
Semua ini harus dilakukan maksimal 4-6 jam sebelum makanan dikonsumsi, agar kualitas dan kesegaran tetap terjaga.
Baca Juga: Prabowo 'Ngamuk' Soal Keracunan MBG: Menteri Dipanggil Tengah Malam!
2. Pengadaan Bahan Baku
Kepala dapur bertanggung jawab membeli bahan makanan yang segar, aman, dan memenuhi standar nutrisi. Proses pengadaan ini tidak boleh hanya mengejar harga murah, tapi juga mempertimbangkan kualitas terbaik.
3. Distribusi Makanan
Setelah dikemas dalam food tray, makanan dikirim ke sekolah-sekolah menggunakan kendaraan dengan boks tertutup. Petugas distribusi wajib memastikan makanan tiba tepat waktu, dalam kondisi higienis, dan diterima oleh siswa yang berhak.
Dengan beban kerja yang cukup besar, risiko yang dihadapi oleh SPPG juga nyata. Kasus keracunan makanan, misalnya, menjadi pengingat betapa pentingnya menjaga kualitas dan kehigienisan makanan.
Oleh karena itu, karyawan dapur MBG seharusnya tidak hanya diberikan gaji, tetapi juga pelatihan higienitas, jaminan keselamatan kerja, serta fasilitas pendukung lainnya agar tugas mereka bisa berjalan maksimal.
Kontributor : Dini Sukmaningtyas
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Takut PHK, Prabowo Putuskan Harga LNG untuk Industri USD 13/MMBTU
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
Terkini
-
Apakah Facial Wash Aman untuk Bumil? Ini Kandungan Aman yang Direkomendasikan
-
6 Sepatu Bola Nike Warna Pink Termurah, Mirip yang Dipakai Pemain Piala Dunia 2026
-
Kulit Kering Bagusnya Pakai Bedak Apa? Ini 5 Pilihan agar Makeup Tetap Flawless
-
3 Foundation Lokal Alternatif Giorgio Armani, Simak Klaim dan Review Pembelinya
-
3 Rekomendasi Parfum Vanilla Lokal yang Tidak Bikin Eneg: Wangi Elegan, Cocok untuk Harian
-
Skincare Apa Saja yang Tidak Boleh Dipakai Ibu Hamil?
-
Kini Dikenakan Pajak, Segini Harga Langganan Strava 2026
-
3 Liptint Lokal Alternatif Dior yang Tahan Lama 12 Jam, Intip Harga dan Review Pengguna
-
Cara Menukar Uang Kertas Rupiah yang Rusak, Sobek, hingga Lusuh di Bank Indonesia
-
4 Jenis Serum yang Aman Dipakai Setiap Hari, Bikin Kulit Sehat dan Lembap