- Pilates dan padel menjadi dua olahraga yang sedang hits.
- Sayangnya, keduanya bukan jenis olahraga yang murah.
- Lantas, mana yang lebih mahal? Padel atau pilates?
Biaya Padel terbagi menjadi dua komponen utama: sewa lapangan dan investasi peralatan awal. Biaya rutin utamanya adalah sewa lapangan, yang berkisar Rp250.000 - Rp600.000 per jam.
Namun, karena biaya ini dibagi empat orang, pengeluaran per pemain menjadi sangat terjangkau, yaitu sekitar Rp62.500 - Rp150.000 per sesi.
Tantangan utama Padel terletak pada investasi peralatan di awal yang cukup signifikan. Anda harus mengeluarkan uang setidaknya Rp1,5 juta hingga Rp2 juta di awal untuk membeli raket dan sepatu, bahkan sebelum Anda membayar sewa lapangan pertama Anda.
Namun bagi pemula, beberapa klub menyediakan opsi sewa raket sebelum memutuskan untuk membeli.
Kesimpulan: Jadi, Mana yang Lebih Mahal?
Jawaban dari pertanyaan ini tidak sesederhana kelihatannya. Semuanya tergantung pada bagaimana Anda mendekati olahraga tersebut.
Biaya Investasi Awal: Padel jelas lebih mahal. Anda harus mengeluarkan uang setidaknya Rp1,5 juta hingga Rp2 juta di awal untuk membeli raket dan sepatu, bahkan sebelum Anda membayar sewa lapangan pertama Anda.
Sementara itu, untuk memulai Pilates, Anda hampir tidak memerlukan investasi awal.
Biaya Rutin per Sesi: Pilates berpotensi jauh lebih mahal. Satu sesi reformer pilates bisa setara dengan biaya sewa lapangan Padel selama dua jam untuk empat orang.
Baca Juga: Viral Olahraga Kombinasi Pilates dan Padel ala Warga Jaksel, Tuai Pro Kontra
Jika Anda memilih sesi privat Pilates, biayanya bisa melebihi biaya bermain Padel selama sebulan. Namun, jika Anda memilih kelas mat pilates grup, biayanya bisa sebanding dengan sekali bermain Padel.
Pada akhirnya, pilihan kembali kepada preferensi pribadi dan tujuan kebugaran Anda. Jika Anda memiliki anggaran terbatas namun ingin rutin berolahraga setiap minggu, Padel bisa menjadi pilihan yang lebih ekonomis per sesi setelah Anda melewati "rintangan" biaya awal.
Sebaliknya, jika Anda lebih suka berinvestasi pada sesi latihan yang terfokus pada postur dan kekuatan inti tanpa komitmen peralatan, Pilates adalah jawabannya, dengan catatan Anda siap membayar harga premium untuk setiap sesinya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- Durian Musang King dan Black Thorn Jadi Komoditas Baru Andalan Sulsel
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
5 Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Bangun Rumah, Nomor 3 Bisa Bikin Biaya Renovasi Membengkak
-
Tidur Sambil Mendengarkan Suara Alam Bikin Lebih Bahagia, Kok Bisa? Ini 5 Alasannya
-
Letak TV yang Ideal di Rumah Menurut Feng Shui, Bikin Suasana Nyaman dan Bawa Hoki
-
Pakai Lotion Apa Biar Kulit Putih? Ini 3 Pilihan Murah yang Dipuji Efektif Bikin Cerah
-
Kulit Kepala Masih Gatal padahal Baru Keramas? Ini 7 Kemungkinan Penyebabnya
-
Tips Menjaga Kacamata Tetap Aman di Tengah Aktivitas Padat dan Mobilitas Tinggi
-
5 Pilihan Sepatu Nike Warna Hitam di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
-
Berapa Harga Eye Shadow Viva? Ini 4 Pilihan dari Termurah hingga Termahal
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik di Indonesia untuk Olahraga dan Gaya Hidup
-
Jeje Govinda Diduga Belum Lulus D3, Kok Bisa Ambil S1 Lewat Jalur RPL?