- Gedung tiga lantai Ponpes Al Khoziny Sidoarjo ambruk saat ratusan santri sedang menunaikan salat Asar, diduga karena fondasi tidak kuat.
- Hingga kini, 120 santri berhasil dievakuasi, sementara 59 lainnya masih terjebak di reruntuhan.
- Selain itu, muncul sorotan soal izin bangunan dan biaya masuk Ponpes ini. Simak ulasannya!
Suara.com - Ambruknya gedung tiga lantai Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny yang terletak di Kecamatan Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur masih menjadi perbincangan.
Peristiwa ambruknya Ponpes Al Khoziny Sidoarjo pada Senin, 29 September 2025 sekitar pukul 15.00 WIB saat ratusan santri melaksanakan salat Asar berjamaah.
Gedung musala tiba-tiba runtuh setelah beberapa jam dilakukan pengecoran bagian atas.
Diduga penyebab utama ambruknya gedung adalah fondasi dan penopang struktur yang tidak cukup kuat menahan beban pengecoran.
Sampai Rabu (1/10/2025), tim SAR gabungan dilaporkan sudah berhasil mengevakuasi 120 santri dari beberapa sektor wilayah evakuasi.
Badan Nasional Penanganan Bencana (BNPB) kemudian melaporkan, diduga masih ada 59 santri yang terjebak di bawah reruntuhan gedung sampai Rabu malam pukul 23.00 WIB.
Selain itu, ada sorotan karena gedung tersebut diduga tidak memiliki izin mendirikan bangunan (IMB) serta konstruksinya tidak sesuai standar teknis. Hal ini diungkap oleh Bupati Sidoarjo Subandi.
"Ini saya tanyakan izin-izinnya mana, tetapi ternyata enggak ada," kata Subandi saat memberikan keterangan pada Selasa (30/9/2025).
Kejadian ini tentu membuat Ponpes Al Khoziny Sidoarjo menjadi pusat perhatian. Beragam informasi seputar pondok pesantren pun ikut menuai atensi, termasuk biaya masuknya.
Baca Juga: Musala Ponpes Al Khoziny Ambruk, DPR Minta Investigasi dan Sanksi
Kira-kira, berapa biaya masuk dan SPP di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo? Simak ulasan lengkapnya berikut ini.
Berapa Biaya Masuk Ponpes Al Khoziny Sidoarjo?
Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny atau dikenal sebagai Ponpes Buduran terletak di Desa/Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.
Pesantren ini didirikan oleh KHR. Khozin Khoiruddin sekitar tahun 1927, menjadikannya salah satu pondok pesantren tertua di Jawa Timur. Sekarang pesantren ini diasuh oleh KH Raden Abdus Salam Mujib.
Soal biaya pendidikan, Ponpes Al Khoziny Sidoarjo mematok angka yang terbilang cukup terjangkau, yakni hanya puluhan ribu hingga ratusan ribu Rupiah saja.
Berikut informasi biaya di Ponpes Al Khoziny Sidoarjo mengacu pada brosur penerimaan santri baru Tahun Ajaran 1444/1445 H (2023) di Instagram @alkhoziny_buduran:
I. Pendaftaran Santri Baru
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi