- Riwayat pendidikan Gibran Rakabuming Raka telah dikonfirmasi oleh MDIS.
- MDIS menyatakan bahwa Gibran meraih gelar Bachelor of Science (Honours) in Marketing dari University of Bradford, Inggris.
- Dengan klarifikasi tersebut, maka terjawab bahwa gelar Gibran adalah S1, bukan diploma.
Suara.com - Riwayat pendidikan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka telah dikonfirmasi oleh Management Development Institute of Singapore (MDIS).
Dalam rilis resminya, MDIS menyatakan bahwa Gibran meraih gelar Bachelor of Science (Honours) in Marketing dari University of Bradford, Inggris. Artinya, pendidikan Gibran terbukti setara sarjana, bukan diploma.
Mengenai itu, menarik untuk melihat keunggulan gelar Bachelor of Science Honours milik Gibran. Pasalnya, gelar ini berbeda dari Bachelor of Science tanpa honours.
Nah, berikut keunggulan gelar BSc Honours milik Gibran Rakabuming Raka.
1. Standar Akademik yang Lebih Tinggi
Berbeda dari sarjana biasa, BSc Honours menuntut mahasiswa untuk melakukan penelitian independen, sering kali dalam bentuk tesis atau proyek akhir.
Ini melatih kemampuan analitis, pemecahan masalah, dan kreativitas—keterampilan yang sangat dicari di dunia kerja.
Bagi Gibran, keahlian ini terlihat dalam kesuksesannya membangun bisnis kuliner seperti Markobar sebelum masuk ke dunia politik.
2. Pengakuan Internasional
Baca Juga: Bukan Sarjana Biasa, Gibran Ternyata Bergelar Bachelor of Science Honours
Gelar Honours dari universitas mitra MDIS, seperti University of Bradford, diakui secara global melalui badan akreditasi seperti UK ENIC.
Alhasil, gelar tersebut memungkinkan lulusan untuk berkompetisi di pasar kerja internasional, baik di Singapura, Eropa, maupun Amerika.
Di Indonesia, penyetaraan oleh Kemendikbudristek memastikan validitas gelar untuk karir di sektor publik maupun swasta.
3. Fleksibilitas dan Relevansi Industri
Program Honours di MDIS dirancang dengan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan industri, seperti pemasaran digital, analisis data, dan teknologi informasi.
Menurut survei Committee for Private Education (CPE) Singapura, 85% lulusan MDIS mendapatkan pekerjaan dalam waktu 6 bulan setelah kelulusan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi