Suara.com - Sosok eks dosen UIN Malang Yai Mim belakangan ramai diperbincangkan publik setelah videonya bersama Gubernue Jawa Barat Dedi Mulyadi muncul.
Dalam perbincangan itu, Yai Mim tampak menyampaikan berbagai cerita, mulai dari perjalanan hidup, hingga pengalaman pribadinya saat terlibat perselisihan dengan seorang perempuan bernama Sahara di Malang.
Lantas apa hubungan Yai Mim dan Dedi Mulyadi? Mengapa nama Sahara yang berseteru dengan Yai Mim ikut menyeret perhatian hingga level Gubernur Jawa Barat?
Pertemuan antara Yai Mim dan Dedi Mulyadi dilatar belakangi oleh suatu perselisihan dengan seorang perempuan bernama Sahara. Karenanya, di balik pertemuan hangat itu, ada kisah serius yang berawal dari persoalan parkir kendaraan.
Yai Mim menuturkan bahwa rumahnya di Malang sempat terganggu akibat kendaraan yang diparkir oleh pihak tetangganya, yakni keluarga Sahara, pemilik usaha rental mobil.
Mobil-mobil rental tersebut sering diparkir di depan rumah hingga menutup akses keluar-masuk garasi. Kejadian itu memuncak ketika suatu malam, sekitar pukul 3 dini hari, Yai Mim tidak bisa mengeluarkan mobil karena terhalang kendaraan milik Sahara. Padahal ia memiliki jadwal mengisi pengajian di masjid.
Setelah berulang kali mencoba menghubungi pemilik mobil dan tidak mendapat respons, Yai Mim akhirnya berinisiatif sendiri yang memindahkan mobil tersebut.
Namun aksi itu justru direkam dan dipublikasikan di media sosial oleh pihak Sahara. Video yang menampilkan ketegangan antara keduanya kemudian viral, memicu pro dan kontra di masyarakat.
Menurut penuturan Yai Mim, Sahara bahkan keluar rumah dengan pakaian tidak pantas dan menegur dirinya dengan nada tinggi. Situasi memanas, terlebih ketika ada dugaan beberapa orang dalam kondisi tidak sepenuhnya sadar. Peristiwa itu kian ramai setelah rekaman video dipotong dan disebarkan di TikTok, seolah-olah menunjukkan Yai Mim yang bersalah.
Baca Juga: Yai Mim Berderai Air Mata, Tak Terima Istrinya Dilabeli Lonte dan Main dengan Kyai
Jika ditarik ke akarnya, persoalan antara Yai Mim dan Sahara sebenarnya hanya soal parkir kendaraan yang mengganggu akses rumah. Namun, karena adanya rekaman video yang tersebar di media sosial, konflik ini melebar menjadi konsumsi publik.
Meski masalah tersebut terjadi di Malang, Jawa Timur, nama Dedi Mulyadi sebagai tokoh Jawa Barat ikut terseret. Hal itu dikarenakan Yai Mim sering menyebut kekagumannya pada Deddy Mulyadi di ruang publik. Banyak pihak salah paham, mengira peristiwa itu berkaitan langsung dengan aktivitas politik Deddy.
Kebingungan publik ini membuat isu semakin melebar, hingga akhirnya sampai ke telinga Gubernur Jawa Barat. Ia merasa perlu turun tangan memberikan klarifikasi agar masyarakat tidak salah kaprah. Gubernur menegaskan bahwa masalah antara Yai Mim dan Sahara adalah persoalan pribadi serta lingkungan, bukan ranah politik Jawa Barat.
Keterlibatan nama Deddy Mulyadi lebih karena hubungan baiknya dengan Yai Mim, bukan karena ada kepentingan politik tertentu. Dengan kata lain, isu ini semestinya tidak ditarik terlalu jauh hingga menyeret nama pejabat daerah lain.
Kedekatan Yai Mim dan Dedi Mulyadi
Yai Mim, atau lengkapnya KH Muhammad Imam Muslim, adalah seorang ulama sekaligus akademisi. Ia dikenal berasal dari Blitar, Jawa Timur, dengan latar belakang keluarga yang juga berkecimpung dalam dunia pesantren.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Industri Mobil Listrik VKTR Punya Siapa? Bikin Pabrik Baru di Magelang
-
7 Sepatu Running Lokal Model Stylish Bisa Buat Nongkrong, Harga Mulai Rp100 Ribuan
-
Dicelup Saus Lumer, Alasan Ayam Goreng Krispi Ini Jadi Street Food Favorit
-
Selat Malaka Ada di Mana? 'Jantung' Ekonomi Dunia Tak Kalah Penting Dibanding Selat Hormuz
-
3 Zodiak yang Hidupnya Akan Lebih Mudah Setelah 9 April 2026
-
3 Rekomendasi Sandal Recovery Ortuseight, Nyaman Dipakai usai Olahraga dan Aktivitas Seharian
-
5 Zodiak Paling Hoki pada 10 April 2026, Keuangan dan Karier Lancar Jaya
-
Terpopuler: Gaji Kepala Samsat yang Dicopot Dedi Mulyadi hingga Shio Paling Hoki
-
5 Parfum Wanita Paling Enak Wanginya, Aroma Antimainstream
-
5 Shio Paling Hoki pada 10 April 2026, Bakal Mandi Cuan dan Kebahagiaan