-
- Industri perlengkapan perjalanan masih menghadapi kritik karena dampak limbah dan kurangnya inovasi hijau.
- Samsonite menjawab lewat koleksi terbaru yang mengutamakan material daur ulang dan desain tahan lama.
- Koleksi ini meraih Red Dot Award berkat kombinasi antara inovasi, keberlanjutan, dan efisiensi desain.
Suara.com - Di tengah meningkatnya kesadaran lingkungan, industri fesyen dan perlengkapan perjalanan masih menghadapi kritik besar soal jejak karbon dan limbah plastik.
Sebagian besar produk perjalanan seperti koper dan tas masih sulit diperbaiki atau didaur ulang, membuatnya cepat berakhir di tempat pembuangan.
Di sisi lain, konsumen mulai menuntut brand global untuk tidak hanya menjual gaya hidup mobilitas, tetapi juga tanggung jawab ekologis.
Kebutuhan ini mendorong perubahan di antara pelaku industri perlengkapan perjalanan, yang kini ditantang untuk berinovasi tanpa mengorbankan bumi.
Tantangannya bagaimana membuat produk yang tahan lama, fungsional, namun tetap ramah lingkungan dalam seluruh proses produksinya?
Menjawab isu tersebut, Samsonite meluncurkan koleksi Paralux™, lini koper dan tas hardside yang dirancang bagi pelancong yang menghargai efisiensi, desain, dan keberlanjutan.
“Paralux lebih dari sekadar sebuah koleksi, karena jadi cerminan nyata komitmen Samsonite untuk dorong batasan akan fungsi pokok perlengkapan perjalanan. Peluncuran ini merepresentasikan sisi terbaik Samsonite; desain unggul, inovasi berkelanjutan, dan pemahaman mendalam tentang bagaimana orang-orang beraktivitas di dunia. Kami bangga hadirkan sistem yang tidak hanya memenuhi tuntutan perjalanan masa kini, tetapi juga menghormati tanggung jawab kami terhadap planet yang kita tinggali bersama ini,” ujar Kyle Gendreau, CEO Samsonite Group.
Produk Paralux dibuat dengan material daur ulang: 50 persen polipropilena pascakonsumen untuk kerangka luar, 100 persen aluminium daur ulang untuk tabung troli, serta seluruh kain, pita resleting, dan lapisan dalam dari 100 persen plastik PET daur ulang. Bahkan, roda dan pegangan dirancang agar mudah diperbaiki oleh pengguna tanpa harus dikirim ke pusat servis.
Berkat desain tahan lama dan efisiensi material, Paralux dianugerahi dua penghargaan Red Dot Award untuk Sustainability Design dan Overall Design.
Baca Juga: 9 Tips Hidup Hemat dan Ramah Lingkungan: Kurangi Sampah Makanan, Kendalikan Pengeluaran
Tak hanya soal tampilan, koleksi ini menawarkan fungsi cerdas seperti sistem akses ganda, packing cubes modular, serta kompatibilitas antarbagian yang memudahkan pelancong modern berkemas secara efisien dan sadar lingkungan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Iran Akui Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia, Umumkan Masa Berkabung 40 Hari
-
Iran Bantah Klaim AS dan Israel: Ali Khamenei Masih Hidup!
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
Terkini
-
Berapa THR untuk Karyawan Kontrak dan Kapan Cairnya?
-
Iran vs Israel Lebih Kuat Siapa? Bedah Kekuatan Militer hingga Rekam Jejak Perang
-
Kenapa Iran Diserang Israel dan AS? Ini Akar Konflik, Kronologi dan Dampaknya
-
Rumah Tak Lagi Sekadar Tempat Tinggal: Tren Hunian Pintar Jawab Gaya Hidup Modern
-
Terpopuler: Viral Foto Lawas Sarifah Suraidah, 35 Kata-Kata Lucu Bulan Puasa
-
Tasya Farasya Minta Maaf, Disebut Memutus Rezeki Orang Usai Host 'Halo Kakak' Mundur
-
Siapa Bunga Sartika? Host Konten 'Halo Kakak' Mundur Usai Disindir Tasya Farasya
-
Gamis Kebanggaan Mertua Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Gimana Modelnya?
-
Baju Lebaran Cheongsam versi Muslimah Ramai di Pasaran, Perpaduan Ramadan dan Imlek
-
Jadwal Imsak dan Subuh Wilayah Jakarta dan Yogyakarta Hari Ini, Minggu 1 Maret 2026