Suara.com - Nama Dr. Lita Gading tengah ramai diperbincangkan publik setelah dilaporkan oleh musisi Ahmad Dhani ke pihak kepolisian. Meski kontroversi ini menarik perhatian warganet, tak sedikit yang penasaran, siapa sebenarnya Lita Gading, apa latar belakangnya, dan apa agama yang ia anut?
Sebagai seorang psikolog, Lita Gading bukan sosok baru di dunia media. Ia dikenal aktif berbicara soal isu sosial, kepribadian, hubungan rumah tangga, hingga fenomena publik. Tak jarang, pernyataannya menimbulkan pro dan kontra karena menyinggung tokoh terkenal atau topik sensitif.
Namun di balik sosoknya yang tegas dan vokal di layar kaca maupun media sosial, Lita Gading memiliki perjalanan akademik dan profesional yang panjang. Artikel ini akan mengulas profil lengkap, biodata, dan agama Dr. Lita Gading berdasarkan sumber media terpercaya.
Biodata Lita Gading
- Nama Lengkap: Dr. Lita Gading, M.Psi., M.Soc.Sc.
- Nama Panggilan: Lita Gading
- Tempat Lahir: Jakarta, Indonesia
- Tanggal Lahir: 10 September 1975
- Usia (2025): Sekitar 49–50 tahun
- Kewarganegaraan: Indonesia
- Pendidikan: S1 Psikologi – Universitas Esa Unggul Jakarta, S2 Master of Psychology – Langnan University, Hong Kong, Profesi Psikologi – Universitas Persada Indonesia YAI, Doktor (S3) Psikologi Klinis (beberapa sumber menyebut diselesaikan di luar negeri)
- Profesi: Psikolog Klinis, Konsultan, Pembicara Publik
- Tempat Praktik / Usaha: Lita Gading Consultant
- Agama: Islam
- Media Sosial: Instagram @lita.gading
- Bidang Keahlian: Psikologi klinis, relasi, hipnoterapi, grafologi, dan fisiognomi
Perjalanan Karier dan Dunia Psikologi Lita Gading
Sebelum dikenal luas sebagai psikolog yang sering muncul di media, Lita Gading telah lama berkecimpung dalam dunia akademik dan konsultasi psikologi.
Ia menempuh pendidikan sarjana Psikologi di Universitas Esa Unggul Jakarta, kemudian melanjutkan studi master (S2) di Langnan University, Hong Kong.
Setelah menyelesaikan pendidikan profesi psikologi di Universitas Persada Indonesia YAI, ia mendirikan Lita Gading Consultant, lembaga konsultasi yang berfokus pada layanan psikologi klinis, hubungan keluarga, dan pengembangan diri.
Di sini, Lita banyak menangani klien dengan pendekatan gabungan antara teori psikologi modern dan metode alternatif seperti hipnoterapi dan grafologi.
Baca Juga: Tak Ada Ampunan, Lita Gading Mau Seret Balik Ahmad Dhani ke Polisi
Selain itu, Lita Gading juga aktif sebagai pembicara seminar dan narasumber media televisi dalam program bertema psikologi, parenting, dan isu sosial. Ia juga kerap membagikan konten edukatif lewat akun Instagram resminya.
Gaya Komunikasi yang Tegas dan Vokal di Media
Salah satu ciri khas Dr. Lita Gading adalah gaya bicaranya yang blak-blakan.
Ia tak segan memberi pandangan psikologis terhadap fenomena viral, artis, hingga kasus publik. Misalnya, ia pernah menanggapi isu-isu seputar public figure yang berpindah agama, fenomena toxic relationship, hingga pola asuh modern.
Meski banyak yang mengapresiasi kejujurannya, tak sedikit pula yang menilai komentarnya terlalu tajam. Sikap vokalnya inilah yang membuat namanya sering muncul dalam berita hiburan dan sosial media, termasuk saat namanya terseret laporan hukum oleh Ahmad Dhani pada 2025.
Namun, terlepas dari kontroversi, Lita Gading tetap dikenal sebagai psikolog dengan dedikasi tinggi dalam bidang edukasi publik. Ia konsisten menyuarakan pentingnya memahami psikologi dalam hubungan sosial dan keluarga.
Berita Terkait
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
Terkini
-
Berapa Batas Usia Daftar Lowongan Manajer Kopdes Merah Putih? Cek Syaratnya di Sini
-
Moisturizer Apa yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam? Ini 7 Rekomendasi Produknya
-
Berapa Harta Kekayaan Hery Susanto yang Diciduk Kejagung Usai 6 Hari Dilantik Presiden Prabowo?
-
Seni Wastra di Atas Meja: Resto Takeover yang Hadirkan Menu Favorit Kartini
-
Bukan di Pusat Kota, Lifestyle Hub 'Kalcer' dan Family-Friendly di Kota Mandiri Makin Laris!
-
Peluang 16 Mahasiswa FH UI Kuliah Lagi Setelah Status Nonaktif Selesai
-
7 Sabun Cuci Muka Pria yang Ampuh Mencerahkan, Atasi Beruntusan dan Kulit Belang
-
Harga Plastik Makin Tinggi, Coba 7 Alternatif Wadah Makanan Pengganti yang Aman
-
7 Rekomendasi Kipas Angin Portable yang Awet, Praktis Dibawa ke Mana Saja
-
Beda Status DO dan Nonaktif Sementara, Sanksi yang Diterima 16 Mahasiswa FH UI