Suara.com - Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) melalui Direktorat Pendidikan Profesi Guru (PPG) kembali membuka seleksi administrasi PPG bagi Guru Tertentu Periode 4 Tahun 2025.
Program ini merupakan kesempatan besar bagi para guru yang belum memiliki sertifikat pendidik untuk mendapatkan pengakuan profesional secara resmi dari pemerintah.
Program PPG dirancang sebagai upaya meningkatkan mutu tenaga pendidik di Indonesia. Melalui program ini, guru tidak hanya diakui secara administratif, tetapi juga dibekali kemampuan profesional, pedagogik, sosial, dan kepribadian yang dibutuhkan untuk menjadi pendidik berkualitas di era modern.
Pendidikan Profesi Guru (PPG) merupakan program pendidikan lanjutan setelah seseorang menyelesaikan pendidikan sarjana (S1) atau sarjana terapan (D4).
Tujuan utamanya adalah menyiapkan calon guru profesional yang memiliki kemampuan mengajar sesuai standar kompetensi nasional.
Program ini diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) yang ditunjuk oleh Kemendikbudristek.
Peserta yang lolos akan menjalani pembelajaran berbasis praktik, microteaching, hingga uji kompetensi akhir.
Jika berhasil menyelesaikan seluruh tahap, peserta akan memperoleh sertifikat pendidik, yang menjadi bukti sah kompetensi profesional sebagai guru.
Gelar Setelah Peserta Lulus PPG
Pertanyaan yang sering muncul dari para calon peserta adalah, setelah lulus PPG, dapat gelar apa?
Baca Juga: Gelar SE dan MM Iriana Jokowi Dipermasalahkan, Dosan UMS Beri Kesaksian
Setelah menyelesaikan program PPG, peserta tidak memperoleh gelar akademik baru, melainkan mendapat gelar pendidik (Pd.) sebagai pengakuan profesional.
Dengan demikian, gelar akademik tetap mengikuti ijazah sebelumnya (S1 atau D4), sementara gelar pendidik ditulis di belakang nama untuk menunjukkan bahwa seseorang telah memiliki sertifikat pendidik resmi dari pemerintah.
Contoh penulisan gelar setelah lulus PPG antara lain:
- Sarjana Pendidikan Matematika, Pendidik (S.Pd.Mat.Pd.)
- Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris, Pendidik (S.Pd.B.Ing.Pd.)
- Sarjana Pendidikan Seni Rupa, Pendidik (S.Pd.SR.Pd.)
- Sarjana Terapan Teknik Mesin, Pendidik (S.Tr.TM.Pd.)
- Sarjana Terapan Akuntansi, Pendidik (S.Tr.Ak.Pd.)
Dengan adanya tambahan gelar "Pd.", seseorang diakui sebagai guru profesional yang telah memenuhi standar kompetensi nasional dan layak mengajar di lembaga pendidikan formal.
Jadwal Pendaftaran PPG Guru Tertentu 2025
Berdasarkan surat Ditjen GTK Nomor 1226/B2/GT.00.08/2025 tertanggal 8 Oktober 2025, pendaftaran PPG Guru Tertentu Periode 4 Tahun 2025 dibuka mulai 9 Oktober hingga 15 November 2025.
Seluruh proses dilakukan secara daring melalui portal resmi ppg.kemendikdasmen.go.id. Berikut jadwal lengkapnya:
- Pendaftaran & seleksi administrasi: 9 Oktober – 15 November 2025
- Verifikasi & validasi ijazah (unggah di Info GTK): paling lambat 8 November 2025
- Pengambilan data SIMPKB untuk seleksi: 15 November 2025
Calon peserta wajib menyiapkan dokumen pendukung dan melakukan verifikasi administrasi secara online melalui Sistem Informasi Manajemen Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (SIMPKB).
Syarat Pendaftaran PPG Guru Tertentu 2025
Untuk mengikuti seleksi, peserta harus memenuhi sejumlah persyaratan umum sebagai berikut:
- Warga Negara Indonesia (WNI)
- Belum memiliki sertifikat pendidik
- Terdaftar di Dapodik atau SIM Tendik
- Memiliki ijazah S1 atau D4 yang sudah terverifikasi
- Belum mencapai batas usia pensiun
- NIK valid dan terdaftar di sistem Dukcapil
- Aktif mengajar minimal satu tahun di satuan pendidikan formal di bawah Kemendikbudristek.
- Bagi kepala sekolah dan pengawas, diwajibkan sudah aktif di Dapodik/SIM Tendik dan memiliki masa kerja minimal satu tahun.
Adapun dokumen tambahan yang harus disiapkan saat lapor diri di LPTK antara lain:
- Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)
- Surat keterangan sehat jasmani dan rohani
- Surat keterangan bebas NAPZA
Cara Daftar Seleksi Administrasi PPG 2025
Proses pendaftaran dilakukan secara daring. Berikut langkah-langkahnya:
1. Kunjungi laman resmi ppg.kemendikdasmen.go.id
2. Klik menu “Login SIMPKB”
3. Masukkan ID dan password akun SIMPKB
4. Lakukan cek validasi NIK
5. Pastikan seluruh persyaratan berstatus centang hijau di Info GTK
6. Lengkapi biodata dan data tambahan, lalu klik “Simpan”
7. Verifikasi ijazah dan pilih bidang studi PPG
8. Klik "Ajukan Pendaftaran" kemudian konfirmasi pendaftaran
Setelah mengajukan, peserta disarankan untuk rutin memantau akun SIMPKB dan laman resmi PPG untuk mengetahui hasil seleksi administrasi dan jadwal tahapan berikutnya.
Demikian itu informasi untuk menjawab pertanyaan jika lulus PPG dapat gelar apa dilengkapi dengan informasi pendaftaran tahun 2025.
Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) menjadi tonggak penting bagi peningkatan kualitas guru di Indonesia.
Selain memberikan sertifikat pendidik, program ini juga menegaskan status profesional bagi para tenaga pendidik yang telah memenuhi syarat kompetensi.
Meskipun tidak menambah gelar akademik baru, lulusan PPG berhak menyandang gelar pendidik (Pd.) yang menjadi bukti pengakuan atas keahlian dan dedikasinya di bidang pendidikan.
Bagi guru yang berminat mengikuti PPG Guru Tertentu Periode 4 Tahun 2025, segera lengkapi berkas dan daftar sebelum 15 November 2025 melalui SIMPKB.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Promo Indomaret 26 Februari Sampai 1 Maret 2026, Diskon Besar Minyak Goreng dan Pampers
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
Pilihan
-
Istri Ayatollah Ali Khamenei Juga Gugur Sehari Setelah Sang Suami, Dibom Israel-AS
-
Istri Ali Khamenei Meninggal Dunia Akibat Luka Serangan AS-Israel ke Iran
-
Bakal Gelap Gulita! Pemkot Solo Stop Sementara Pembayaran Listrik Keraton Surakarta ke PLN
-
Imbas Perang Iran, Pemerintah Cari Minyak dari AS demi Cegah Harga BBM Naik
-
Info Orang Dalam, Iran Hampir Pasti Tak Ikut Piala Dunia 2026
Terkini
-
Rekomendasi Perhiasan Sesuai Shio untuk Tingkatkan Energi Positif di Tahun Kuda 2026
-
Rekam Jejak Muhammad Suryo: Pebisnis dari Nol hingga Jadi Bos Rokok HS
-
Keutamaan Salat Tarawih Malam ke-13 Ramadan, Mendapat "Tiket" Aman di Hari Kiamat
-
Shopee Midnight Sale 3 Maret 2026: iPhone 16 Pro Cuma Rp1, Mobil dan Motor Rp1.000, Catat Jamnya!
-
5 Sabun Mandi Antibakteri di Indomaret, Murah Mulai Rp14 Ribuan
-
5 Rekomendasi Pashmina Viscose buat Tren "Kerudung Jahat" di Lebaran 2026, Wajah Auto Tirus
-
5 Rekomendasi Car Seat Bayi yang Nyaman untuk Dibawa Mudik, Aman dan Bikin Betah
-
Buka Puasa dan Adzan Magrib Hari Ini 2 Maret 2026 Jam Berapa? Cek Jadwal di 6 Kota Besar
-
Tren "Kerudung Jahat" Diprediksi Bakal Booming di Lebaran 2026, Apa Sih Maksudnya?
-
Profil Muhammad Suryo Bos Rokok HS yang Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Meninggal