- Buttonscarves hadir di Paris lewat Paris Takeover, mengubah kafe dekat Menara Eiffel jadi instalasi bernuansa Viva Magenta yang mencerminkan identitas brand.
- Acara Rendezvous in Paris mempertemukan pelaku fashion dunia dan menegaskan posisi Buttonscarves sebagai jembatan Asia–Eropa.
- CEO Linda Anggrea menegaskan visi global brand dan rencana ekspansi ke Singapura.
Suara.com - Setelah sukses mencuri perhatian lewat Desert Takeover di Dubai pada September lalu, Buttonscarves kembali melangkah mantap di panggung mode global.
Kali ini, brand modest fashion asal Indonesia tersebut menjejakkan langkah di jantung dunia mode, Paris.
Pada 6 Oktober 2025, Buttonscarves menghadirkan momen bersejarah bertajuk “Buttonscarves Paris Takeover”, dengan mengubah sebuah kafe cantik yang menghadap langsung ke Menara Eiffel menjadi ruang yang memancarkan karakter dan identitas khas Buttonscarves.
Viva Magenta dan Jejak Elegan di Kota Mode
Suasana kafe berubah total, seluruh area disulap menjadi instalasi branding penuh pesona dengan sentuhan warna Viva Magenta dan motif monogram ikonik Buttonscarves.
Perpaduan warna ini menciptakan kesan anggun sekaligus modern, memperlihatkan keseimbangan antara keindahan estetika dan keberanian berekspresi.
Lebih dari sekadar dekorasi, transformasi ini menjadi wujud nyata dari visi Buttonscarves untuk menghadirkan pengalaman yang menghubungkan komunitas melalui fashion dan kreativitas.
“Paris punya arti khusus bagi perjalanan kami,” ujar Linda Anggrea, CEO Buttonscarves.
“Dua tahun lalu kami hadir dengan instalasi tas raksasa di bawah Menara Eiffel, dan hari ini kami kembali dengan tujuan yang lebih besar, membangun hubungan, berbagi perspektif, dan memperkuat eksistensi kami sebagai brand yang lahir di Asia namun punya relevansi global,” tambah dia.
Baca Juga: Tren Fashion Oktober 2025: Sock'em dan Loafers Kembali Chic, Syal Sutra Jadi Aksesori Wajib!
Rendezvous in Paris: Menghubungkan Dunia Fashion
Sebagai bagian dari rangkaian acara, Buttonscarves juga menggelar Buttonscarves Rendezvous in Paris, sebuah intimate luncheon yang mempertemukan para fashion insiders, tastemakers, dan figur berpengaruh dari dunia kreatif.
Dalam suasana hangat dan penuh inspirasi, para tamu berbagi pandangan mengenai tren mode global, budaya modest fashion, dan masa depan fashion berkelanjutan.
Momen ini bukan hanya menjadi ajang selebrasi, tetapi juga ruang kolaborasi. “Kami ingin menciptakan jembatan — bukan hanya antara fashion Asia Tenggara dan Eropa, tapi juga antara ide, nilai, dan semangat untuk terus berinovasi,” jelas Linda.
Dari Instalasi Ikonik ke Visi Global
Hubungan Buttonscarves dengan Paris bukanlah hal baru. Pada tahun 2023, brand ini sempat menarik perhatian dunia dengan instalasi tas raksasa yang berdiri megah di bawah Menara Eiffel.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Operasi Besar-besaran! Banten Tutup 32 Tambang Ilegal
-
Ulasan Novel Playing Victim, Skenario Palsu yang Berujung Pertaruhan Nyawa
-
Apa Kelebihan Sunscreen Spray Dibandingkan dengan Sunscreen Krim? Ini 4 Alasannya
-
Prabowo Siap Laksanakan 3 Rekomendasi Ijtima Ulama, dari Meritokrasi sampai NU
-
Cari Dana Segar Buat Produksi Film dan Ekspansi, Emiten RAAM Mau Siapkan Rights Issue
-
Niatnya Self-Love, Kok Malah Insecure? Ini Jebakan di Balik Main Character Energy
-
Jumlah Uang Beredar Masih Bertambah, Apa Dampaknya bagi Ekonomi Indonesia?
-
Drama Blokade Pantura di Alastlogo Berakhir Usai Janji Mediasi Peluru Nyasar
-
5 Weton yang Berbakat Jadi Orang Kaya Menurut Primbon Jawa, Punya Garis Tangan Emas
-
Pemkot Bandar Lampung Sulap Pedestrian Jadi Solusi Banjir