4 Aktivitas Atasi Rasa Jenuh Sederhana untuk Anak Muda

Selasa, 15 September 2026 | 17:36 WIB
Ilustrasi bosan. (pexels.com/AndreaPiacquadio)
  • Melakukan aktivitas atasi rasa jenuh dapat dimulai dari tempat baru.
  • Hobi baru dan solo date menjadi aktivitas atasi rasa jenuh.
  • Mengurangi screen time termasuk aktivitas atasi rasa jenuh paling efektif.

Suara.com - Pernah merasa hari-hari berlalu begitu saja, seolah-olah seperti mengulang episode yang sama? Bagun pagi, melakukan aktivitas, pulang, setiap hari mengulang kegiatan yang seperti itu-itu saja.

Awalnya mungkin terasa biasa saja, tetapi jika berlangsung terus menerus, aktivitas berulang yang dilakukan terus menerus akan terasa monoton dan membosankan.

Rasa jenuh terhadap aktivitas merupakan hal yang wajar. Rutinitas memang membantu hidup menjadi lebih teratur, tetapi ketika semuanya terasa sama, rasa bosan perlahan akan muncul.

Tetapi bukan setiap hari harus melakukan pola yang sama setiap hari. Sesekali perlu untuk mencoba sesuatu yang baru untuk refreshing.

Mengubah suasana tidak harus pergi ke tempat yang jauh atau mengeluarkan banyak uang.

Ada beberapa aktivitas sederhana yang bisa dilakukan untuk menambah variasi aktivitas agar episode kehidupan lebih beragam, tidak hanya itu-itu saja.

Berikut beberapa aktivitas yang dapat kamu coba ketika rutinitas sudah mulai terasa membosankan.

Kunjungi Tempat Baru yang Belum Pernah Didatangi

Ilustrasi traveling (Pixabay/Hermann)

Perasaan jenuh kadang muncul ketika kita terlalu lama berada di tempat yang sama. Karena itu cobalah untuk membuat daftar tempat yang belum pernah di kunjungi.

Langkah awalnya kamu dapat membuat list terlebih dahulu agar mudah dalam menentukan tempat mana yang akan kamu kunjungi. Tidak harus pergi ke tempat yang jauh ataupun mahal.

Kamu bisa melakukannya dengan mengunjungi toko buku, taman kota, mengunjungi museum, pasar tradisional, perpustakaan, ataupun ruang publik lain di sekitar tempat tinggal kamu.

Kuncinya adalah memberikan kesempatan kepada diri sendiri untuk merasakan suasana baru. Tempat yang sederhana dapat memberikan pengalaman yang berbeda ketika kita belum pernah berada disana sebelumnya.

Dengan ini otakmu akan memiliki waktu untuk refreshing sejenak dari aktivitasmu di tempat yang sama setiap hari.

Mencoba Hobi Baru

Ilustrasi hobi memancing (pexels.com/Lum3n)

Kapan kamu terakhir kali mencoba sesuatu untuk pertama kalimu atau melakukan hobi yang sudah lama kamu ulangi setiap kamu merasa burnout?

Kesibukan terkadang membuat kita hanya melakukan hal-hal yang sudah terbiasa dilakukan. Padahal, mencoba hobi baru bisa menjadi cara untuk keluar sejenak dari “lingkaran” tersebut.

Kamu bisa mencoba memasak, menggambar, membaca genre buku yang berbeda, fotografi, menulis, olahraga, membuat handcraft, belajar alat musik, ataupun belajar keterampilan baru yang dapat diakses melalui internet.

Tidak perlu langsung mahir, belajar bertahap dan nikmati prosesnya.

Solo Date

ilustrasi sendirian (pexels/Hassan OUAJBIR)

Ketika merencanakan untuk melakukan sesuatu dengan teman kemudian terkadang justru rencana tersebut tidak terlaksana.

Karena itu tidak ada salahnya jika sesekali pergi ke tempat-tempat yang ingin kamu kunjungi sendirian (me time).

Kamu bisa makan di tempat yang sudah lama ingin kamu coba, menonton film di bioskop, mengunjungi toko buku, berjalan-jalan, atau sekadar duduk di taman kota sambil menikmati suasana dan dinamikanya. Tidak perlu merasa aneh karena sendirian.

Solo Date bukan berarti kesepian. Aktivitas ini justru bisa menjadi kesempatan untuk menikmati waktu tanpa harus menyesuaikan dengan jadwal orang lain yang tidak pasti.

Dengan ini me time (Solo Date) bisa dijadikan ruang untuk mengenal lebih jauh diri sendiri dan memberikan space dari kesibukan yang sudah dirasa membosankan.

Kurangi Screen Time

Ilustrasi pengguna ponsel. [Envanto]

Ketika bosan, membuka media sosial sering kali menjadi pilihan yang dilakukan untuk mengusirnya. Scrolling dapat membuat kita terlena, beberapa menit scrolling bisa berubah menjadi satu atau dua jam tanpa terasa.

Sesekali, cobalah untuk memberikan batasan untuk tidak menatap layar gadget. Matikan notifikasi, letakkan handphone, dan lakukan aktivitas yang tidak melibatkan media sosial.

Kamu bisa membaca buku, merapikan kamar, memasak, atau berinteraksi secara langsung dengan orang lain.

Tujuannya bukan sepenuhnya meninggalkan media sosial, melainkan memberikan kesempatan kepada otak untuk “istirahat” dari semua informasi yang kamu konsumsi tanpa henti.

Selain itu, agar mata tidak selalu melihat layar gadget yang memiliki efek negatif terhadap kesehatan.

Pada akhirnya, bosan dengan rutinitas merupakan hal manusiawi. Rutinitas tetap dibutuhkan agar kehidupan berjalan teratur.

Namun, sesekali keluar dari pola aktivitas yang sama dapat memberikan ruang bagi diri sendiri untuk berhenti sejenak dan menemukan pengalaman baru.

Mengubah suasana juga tidak selalu harus pergi jauh dan mengeluarkan banyak uang.

Bisa dimulai dari hal-hal yang sederhana seperti mencoba hobi baru, berjalan sendirian, atau sekadar mengistirahatkan gadget selama beberapa jam.

Kontributor : Muhammad Ikhwan Nur Ariyansyah

Terkait
Terkini
Lihat Artikel Lainnya

Dapatkan Aplikasi
Suara.com