Suara.com - PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberi kesempatan para calon penumpang untuk membatalkan pembelian tiket dan mendapatkan pengembalian atau refund dengan prosedur dan syarat tertentu. Sistem refund tiket kereta sendiri memberi keuntungan bagi para penumpang dengan fleksibilitas apabila terjadi perubahan rencana perjalanan maupun agenda mendadak.
Kebijakan ini memungkinkan penumpang untuk mendapatkan kembali sebagian atau seluruh biaya pembelian tiket, sehingga mengurangi kerugian finansial karena perjalanan yang dibatalkan. Tak hanya itu, sistem ini juga bisa meningkatkan kenyamanan dan kepercayaan para penumpang KAI sebagai transportasi umum.
Refund Tiket Kereta Berapa Persen?
Berdasarkan ketentuan KAI, pembatalan tiket kereta api akan dikenakan potongan biaya administrasi sebesar 25% dari harga sesungguhnya. Potongan tersebut tidak termasuk biaya pemesanan. Jadi, para penumpang akan menerima pengembalian dana sebesar 75% dari harga tiket yang telah dibatalkan.
Adapun syarat utama cancel tiket kereta api ini yaitu pemilik tiket diperbolehkan melakukan pembatalan keberangkatan atas inisiatif sendiri. Pembatalan tiket yang mendapatkan pengembalian dana (refund) hanya bisa dilakukan 2 jam sebelum keberangkatan KA jika melalui aplikasi Access by KAI.
Bea refund sejumlah 75% bisa diterima melalui transfer bank (akan diberitahu melalui SMS). Apabila terjadi kesalahan dalam input data berupa nama atau nomor rekening bank, maka proses pembatalan secara online akan ditolak oleh sistem. Dalam hal ini, penumpang harus melakukan refund tiket kereta api secara manual di loket stasiun yang akan ditentukan oleh perusahaan.
Refund tiket kereta juga bisa dibayarkan secara tunai dan hanya dapat diambil di stasiun tempat pembatalan dilakukan. Proses pengembalian dana pembatalan tiket memakan waktu sekitar 30 hari kerja sejak waktu pengajuan. Ketentuan refund tiket kereta ini mengacu pada peraturan dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2008 tentang Perkeretaapian, yang berbunyi:
"Apabila orang yang telah membeli karcis membatalkan keberangkatan sebelum batas waktu keberangkatan sebagaimana dijadwalkan melapor kepada Penyelenggara Sarana Perkeretaapian, mendapat pengembalian sebesar 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari harga karcis", bunyi Pasal 134 Ayat 3 UU Nomor 23 Tahun 2008.
Dokumen yang Diperlukan untuk Refund Tiket Kereta
Baca Juga: 4 Cara Pesan Tiket Kereta Api Online Lewat HP Tanpa Harus Antre di Stasiun
Saat melakukan proses refund tiket, terutama di loket stasiun, Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen:
- Identitas asli (KTP/SIM/Paspor)
- Fotokopi identitas
- Tiket atau bukti booking
- Surat kuasa bermeterai (jika proses refund diwakilkan)
Sebagai pengingat, kelengkapan dokumen ini akan mempercepat proses refund serta menghindari kendala administratif.
Daftar Loket Stasiun yang Menerima Pembatalan Tiket
KAI telah menambah jumlah stasiun yang melayani sistem pembatalan tiket kereta api. Kini tercatat, ada sebanyak 65 stasiun di seluruh wilayah operasional KAI yang menyediakan layanan pengajuan pembatalan dan refund bea tiket.
Merujuk pada informasi dari website resmi PT KAI (kai.id), berikut ini daftar stasiun yang melayani pembatalan dan pengembalian bea tiket kereta:
1. Daop 1 Jakarta
Berita Terkait
-
4 Cara Pesan Tiket Kereta Api Online Lewat HP Tanpa Harus Antre di Stasiun
-
Pemerintah Kembali Beri Diskon Gila-gilaan Tarif Angkutan untuk Libur Nataru
-
Cara Dapat Promo Tiket Kereta Rp80 Ribu, Dalam Rangka HUT ke-80 KAI 28 September 2025
-
Pesta Diskon 9.9 Dimulai! Ini 20+ Promo Terbaik September 2025 Upgrade Gaya Hidup Modal Minim
-
Promo Merdeka KA, Diskon 20 Persen Tiket Kereta Api di 17 Agustus 2025
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Daycare Little Aresha Punya Siapa? Disorot Terkait Dugaan Kekerasan pada Anak
-
AC yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Pilihan AC Hemat Listrik untuk Jangka Panjang
-
Sunblock Badan Apa yang Bagus untuk Cuaca Panas? Ini 5 Rekomendasi agar Kulit Tidak Gosong
-
Gaya yang Punya Makna, Fashion Jadi Cara Baru Berbagi untuk Anak Pejuang Jantung
-
Geger Kasus Daycare Little Aresha Yogyakarta, Sadari 5 Perubahan Perilaku Anak Korban Kekerasan
-
Profil Lo Kheng Hong, Warren Buffet-nya Indonesia yang Mendadak Jual Saham Salim Grup
-
Berkaca dari Kasus Little Aresha Yogyakarta, Ini 6 Cara Cek Izin Resmi Daycare
-
Bukan Sekadar Belanja Kebutuhan, Ternyata Ramadan 2026 Juga Jadi Momen Upgrade Gaya Hidup
-
Sunscreen Merek Apa yang Tidak Lengket di Wajah? Ini 5 Produk yang Cepat Meresap
-
5 Terapi Obesitas yang Mulai Banyak Digunakan, dari Diet hingga Balon Lambung