Pasar perawatan kulit di Indonesia mengalami perkembangan yang pesat, terutama dalam segmen toner dan mist. Tahun 2024 menyaksikan lonjakan signifikan dalam kategori ini.
Dilansir dari Writimes, Dengan nilai transaksi mencapai 654.571,9 juta dan penjualan 11,4 juta unit pada kuartal terakhir.
Data Shopee menunjukkan merek-merek skincare seperti Scientific, Skin1004, dan Avoskin yang kuat dalam persaingan.
Pertumbuhan Pesat dalam Pasar Toner
Data dari Magpie menunjukkan bahwa pada tahun 2024, kategori toner dan mist menyumbang 5,6 persen dari total pangsa pasar kecantikan di e-commerce.
Kinerja pasar meningkat pesat pada kuartal keempat 2024, dengan nilai transaksi mencapai 654.571,9 juta (+166,22 persen dibandingkan tahun sebelumnya) dan penjualan sebanyak 11,4 juta unit (+159,09 persen YoY), menjadikannya sebagai kuartal terkuat tahun ini.
Pertumbuhan ini didorong oleh promosi akhir tahun dan peningkatan permintaan akan produk.
Meskipun ada sedikit penurunan pada kuartal pertama hingga ketiga dibandingkan kuartal sebelumnya, kategori ini tetap menunjukkan tren peningkatan yang stabil dari tahun ke tahun.
Dominasi E-commerce
Baca Juga: 6 Sabun Cuci Muka untuk Mengatasi Flek Hitam Usia 40-an, Harga Mulai Rp20 Ribuan
Shopee mendominasi pasar e-commerce dengan pangsa penjualan toner dan mist mencapai 89,33 persen pada tahun 2024, diikuti oleh Lazada dengan 6,28 persen, Tokopedia dengan 4,34 persen, dan Blibli yang hanya memperoleh 0,05 persen.
Keunggulan Shopee tetap konsisten sepanjang tahun, memperkuat posisinya sebagai platform utama bagi merek perawatan kulit yang ingin mencapai skala dan visibilitas yang lebih besar.
Dinamika Merek dan Persaingan Ketat
Lima merek teratas Scientific, Skin1004, N Pure, Wardah, dan Avoskin menguasai 38,3 persen dari total pasar. Scientific memimpin dengan 16,1 persen pangsa pasar, meskipun posisinya terancam oleh Skin1004 yang berhasil merebut kendali pada bulan Juni.
Wardah menunjukkan momentum yang kuat di kuartal keempat, mengakhiri tahun dengan pangsa 8,1 persen. Perubahan ini mencerminkan preferensi konsumen yang terus berkembang dan dampak dari strategi promosi yang agresif.
Kinerja Merek di Berbagai Platform E-commerce
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim