Suara.com - Sekolah Garuda merupakan program pendidikan unggul yang digagas oleh pemerintah untuk meracik talenta ahli dalam bidang sains dan teknologi. Sasarannya anak-anak berprestasi di seluruh Indonesia, termasuk mereka yang berada di pelosok Tanah Air.
Sekolah Garuda sendiri akan mulai beroperasi pada tahun 2026 mendatang. Harapannya setiap peserta didik kelak mampu bersaing dalam kancah global. Bahkan berpeluang besar diterima di perguruan tinggi bergengsi luar negeri maupun dalam negeri.
Program pendidikan tersebut mempunyai dua jenis skema antara lain Sekolah Garuda Baru yang dibangun di wilayah terpencil, khususnya daerah minim akses pendidikan.
Skema kedua berupa Sekolah Garuda transformasi, sebagai bentuk penguatan untuk SMA/MA yang sudah ada.
Tujuan utamanya supaya bisa menciptakan standar pendidikan kelas dunia. Langkahnya melalui pembinaan siswa, peningkatan kapasitas guru dan penguatan manajemen sekolah.
Sistem dan Pembiayaan Sekolah Garuda
Hadirnya sekolah baru berbasis kurikulum nasional dan internasional tersebut, membuat publik khususnya orang tua penasaran dengan sistem pendidikan maupun biaya yang dibutuhkan selama menempuh pendidikan di sana.
Sistem yang digunakan berupa Pendekatan STEM, fokus pada penerapan pendidikan berbasis Science, Technology, Engineering, dan Mathematics.
Selanjutnya mengenai pembiayaan pakai model beasiswa, yang mana 80% siswa berasal dari ekonomi menengah bawah mendapat beasiswa. Lalu, 20% siswa dengan kondisi ekonomi keluarga menengah atas mampu membayar biaya penuh.
Sistem tersebut menekankan pada jaminan kesetaraan akses bagi siswa dari berbagai latar belakang sosial ekonomi.
Baca Juga: Perkuat Keterampilan Global, SMP Labschool Cibubur Hadirkan FOCUS dengan Pendekatan STEAM
Tujuan Sekolah Garuda Didirikan
Gagasan pendirian sekolah tersebut merupakan salah satu bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto, berkaitan dengan Asta Cita untuk penguatan pembangunan SDM Indonesia, khususnya dalam bidang sains dan teknologi.
Selain itu, sekolah berasrama tersebut memang didirikan untuk memberikan layanan pendidikan berkualitas, sebagai wujud dari SMA pre-university, sehingga mampu mengantarkan siswanya mengenyam Pendidikan Tinggi Utama Dunia (PTUD).
Sebagaimana diungkapkan Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, saat rapat terbatas bersama jajaran Menteri Kabinet Merah Putih yang dikutip dari Suara pada 28 Oktober 2025.
"Sekolah Garuda merupakan program strategis nasional yang bertujuan menjaring generasi muda terbaik dari seluruh penjuru negeri untuk dipersiapkan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi unggulan dunia, dan kelak menjadi motor penggerak kemajuan bangsa," ungkapnya.
Kurikulum Sekolah Garuda
Sekolah yang digagas oleh Pemerintah ini menerapkan kurikulum khusus. Berdasarkan penuturan dari Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi Prof Stella Christie mengungkapkan bahwa siswa Sekolah Garuda baru menerapkan kurikulum nasional untuk kelas 10, lalu kelas 11 dan kelas 12 menggunakan kurikulum International Baccalaureate (IB).
Lebih lanjut, ia memaparkan bahwa kurikulum IB sekolah ini menerapkan kegiatan pengabdian masyarakat.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Trik Manipulasi Diyah Kusumastuti untuk Jerat Orang Tua Titipkan Anak di Daycare Little Aresha
-
Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI
-
Sosok Dan Darmawan, Musisi Lokal yang Namanya Mencuat di Tengah Kasus Penyanyi D4vd
-
1 Mei Bank Buka atau Tidak? Ini Daftar Lengkap Libur Bank Mei 2026
-
Kekerasan Balita di Penitipan Anak Jogja, IDAI: CCTV Daycare Harus Dipantau Orangtua!
-
Sosok Diyah Kusumastuti: Diduga Otak Kekerasan Anak di Little Aresha, Riwayat Korupsi Disorot
-
Ini Sosok Suami Menteri PPPA Arifah Fauzi, Ternyata Bukan Orang Sembarangan
-
Apa Itu Kereta Aling-Aling? Mendadak Ramai gegara Kecelakaan di Stasiun Bekasi
-
UPT PPA Yogyakarta Beri Pendampingan Psikologis Anak dan Orang Tua Korban Little Aresha
-
Usul Gerbong KRL Khusus Wanita di Tengah, Menteri PPPA Arifah Fauzi dari Partai Apa?