BUMN yang ikut ambil andil dalam proyek ini sebagai pemilik yakni sebagai berikut.
- PT Kereta Api Indonesia (Persero) memegang 58,53 persen,
- PT Wijaya Karya (Persero) Tbk memegang 33,36 persen,
- PT Perkebunan Nusantara I 1,03 persen
- PT Jasa Marga (Persero) Tbk 7,08 persen.
Whoosh dan KCIC juga dimiliki oleh Beijing Yawan HSR Co. Ltd dengan komposisi saham CREC 42,88 persen, Sinohydro 30 persen, CRRC 12 persen, CRSC 10,12 persen, dan CRIC 5 persen.
Proyek ini banyak menarik perhatian lantaran tak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara maupun jaminan Pemerintah Indonesia untuk mendanai seluruh operasional
Alih-alih menyedot uang negara, KCIC dan Whoosh menggunakan sumber pendanaan dari dana pinjaman China Development Bank sebanyak 75 persen.
KPK mengendus adanya mark-up dalam utang
Pendanaan proyek Whoosh sayangnya tak dinilai tak memberi keuntungan sama sekali kendati tak mengambil sepeserpun dari uang negara.
Pinjaman yang digunakan untuk mendanai proyek berujung pada utang besar.
KPK sontak mengendus bahwa utang tersebut makin menggunung karena adanya mark-up. Penyidik KPK menaruh dugaan adanya oknum yang menaikkan biaya secara sengaja untuk mendapatkan keuntungan pribadi (kickback), sehingga menyebabkan keuangan negara terbebani oleh utang yang tidak semestinya.
Kontributor : Armand Ilham
Baca Juga: Kasus Korupsi Jalur Kereta Api Surabaya, KPK Periksa Haji Mamad soal Dugaan Fee Pejabat
Berita Terkait
Terpopuler
- Promo Indomaret 12-18 Maret: Sirup Mulai Rp7 Ribuan, Biskuit Kaleng Rp15 Ribuan Jelang Lebaran
- 5 Mobil Bekas Irit Bensin Pajak Murah dengan Mesin 1000cc: Masa Pakai Lama, Harga Mulai 50 Jutaan
- 26 Kode Redeem FF 13 Maret 2026: Bocoran Rilis SG2 Lumut, Garena Bagi Magic Cube Gratis
- 45 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 Maret 2026: Kesempatan Raih ShopeePay dan Bundel Joker
- Siapa Syekh Ahmad Al Misry? Dikaitkan Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Sesama Jenis 'SAM'
Pilihan
-
Teror Beruntun di AS: Sinagoge Diserang, Eks Tentara Garda Nasional Tembaki Kampus
-
KPK OTT Bupati Cilacap, Masih Berlangsung!
-
Detik-Detik Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast di YLBHI
-
Indonesia Beli Rudal Supersonik Brahmos Rp 5,9 Triliun! Terancam Sanksi Donald Trump
-
Kronologi Lengkap Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras Usai Podcast Militerisme
Terkini
-
5 Tempat Makan 'Legend' Sepanjang Pantura: Wajib Mampir Kala Mudik 2026
-
Promo Spesial Ramadan BRI, Cara Cerdas Nikmati Bukber dan Hiburan Lebih Hemat
-
7 Parfum Mirip Chanel Coco Mademoiselle Versi Murah tapi Wanginya Mewah
-
4 Langkah Pertolongan Pertama Jika Kena Air Keras, Antisipasi dari Kasus Andrie Yunus
-
Apakah 1 Syawal Boleh Puasa? Simak Hukum dan Waktu Pelaksanaannya
-
Promo Kue Kering Holland Bakery, Cocok untuk Hampers atau Hidangan Lebaran Premium
-
20 Link CTTV Tol Real-time untuk Pantau Arus Mudik Lebaran 2026
-
Panduan Lengkap Larangan saat Nyepi di Bali, Wisatawan Perlu Tahu
-
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
-
7 Ide Bekal Mudik Tahan Lama Anti Basi tanpa Pengawet