-
KPK memeriksa Haji Mamad sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pembangunan jalur kereta api di lingkungan DJKA Kemenhub wilayah Surabaya.
-
Penyidik mendalami keterlibatannya dalam dugaan pengaturan lelang serta pemberian fee kepada pejabat pembuat komitmen (PPK).
-
Kasus ini telah menjerat 14 tersangka, termasuk ASN Kemenhub Risna Sutriyanto yang diduga menerima Rp600 juta dari hasil korupsi.
Suara.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Direktur PT Peraga Lambang Sejahtera Muhammad Syarif Abubakar alias Haji Mamad pada hari ini.
Dia diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi terkait pembangunan jalur kereta api pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) di wilayah Surabaya.
“Pemeriksaan dilakukan di Gedung Merah Putih KPK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (28/10/2025).
Dia juga mengungkapkan bahwa penyidik mencecar Haji Mamad perihal pengaturan lelang dan pemberian fee kepada pejabat pembuat komitmen (PPK) dalam perkara ini.
“Dalam pemeriksaan kali ini, Penyidik mendalami pengetahuan saksi mengenai dugaan pengaturan lelang dan pemberian fee kepada PPK,” ujar Budi.
Sekadar informasi, KPK telah menetapkan 14 tersangka pada perkara ini. Terbaru, KPK melakukan penahanan terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN) Kemenhub Risna Sutriyanto.
Dalam konstruksi perkaranya, Risna diduga menerima uang sebesar Rp 600 juta sebagai bagian dari hasil korupsi.
Untuk itu, Risna disangka melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.
Baca Juga: Ditanya Soal Peluang Periksa Luhut dalam Kasus Whoosh, Begini Respons KPK
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Pedagang Martabak Mini Tertidur Saat Jualan, Tas Berisi Uang hingga Kado Anak Dicuri
-
Perjanjian Dagang RI-AS Dinilai Jomplang, DPR Disebut Masih Punya Kewenangan Menggagalkan
-
Mengintip Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy Z Fold8, Lengkap dengan Harganya
-
Review Film Office Romance: Tontonan Ringan dengan Pesan Karier dan Cinta
-
Piala Presiden 2026 Hari Ini: Persebaya Tantang PSMS demi Tiket Semifinal
-
Hubungan Anak Laki-Laki dan Ayah Jarang Dekat? Bapakmu Kiper Angkat Kisah Nyata yang Relate Banget
-
Informasi Lengkap FIFA ASEAN Cup 2026: Jadwal, Tuan Rumah, Peserta, dan Regulasi
-
Tayang 7 Agustus, The Last House Suguhkan Thriller Survival Penuh Misteri
-
Ungguli IU, Lee Min-ho Jadi Artis Korea Favorit Selama 13 Tahun Beruntun
-
Kulit Sawo Matang Cocok Pakai Lipstik Nude? Ini Tips Memilihnya agar Tak Pucat dan Kusam