- Masyarakat Indonesia memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional setiap tanggal 5 November.
- Peringatan ini didedikasikan untuk melestarikan keanekaragaman hayati Indonesia.
- Berikut tujuh taman nasional di Indonesia yang wajib dikunjungi.
Sebelumnya, kawasan ini sudah memiliki beberapa status perlindungan, dimulai dari Cagar Alam Laut pada 1986, kemudian berubah menjadi Kawasan Pelestarian Alam pada 1998.
4. Taman Nasional Bunaken
Taman Nasional Bunaken di Sulawesi Utara menjadi salah satu destinasi favorit para penyelam dengan sekitar 390 jenis terumbu karang dan 90 spesies ikan yang menghiasi dasar lautnya.
Tempat ini merupakan surga bawah laut yang memesona, terletak di kawasan Segitiga Terumbu Karang yang terkenal dengan keindahan dan keanekaragaman hayati lautnya.
Kawasan ini diketahui resmi ditetapkan sebagai taman nasional pada 15 Oktober 1991 melalui SK Menteri Kehutanan Nomor 730/Kpts-II/1991.
Pada tahun 2005, Taman Nasional Bunaken diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena keanekaragaman hayati lautnya yang luar biasa.
5. Taman Nasional Teluk Cenderawasih
Berada di Papua Barat, Taman Nasional Teluk Cenderawasih sebagian besar terdiri dari perairan laut dan pulau-pulau kecil yang menawan.
Teluk Cenderawasih menjadi habitat berbagai spesies laut, termasuk hiu paus, penyu, dan terumbu karang yang memukau mata pengunjung.
Kawasan ini populer sebagai tujuan menyelam dan penelitian kelautan, berkat kekayaan hayati lautnya yang melimpah dan keindahan alamnya yang masih alami.
6. Taman Nasional Ujung Kulon
Terletak di ujung barat Pulau Jawa, Taman Nasional Ujung Kulon dikenal sebagai habitat terakhir badak Jawa bercula satu, yang kini sangat terancam punah.
Baca Juga: Apa yang Dimaksud Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional? Google Doodle Ikut Merayakan
Dengan luas mencapai 122.956 hektare, mencakup daratan dan laut, taman ini juga menjadi rumah bagi merak hijau, banteng, dan kera ekor panjang.
Ujung Kulon ditetapkan sebagai Taman Nasional pada 26 Februari 1992 melalui Keputusan Menteri Kehutanan Nomor 284/Kpts-II/1992.
Sebelum itu, kawasan ini telah melalui beberapa tahap perlindungan, mulai dari suaka alam hingga suaka margasatwa.
Ujung Kulon pun diakui sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena keunikan flora dan faunanya yang langka.
7. Taman Nasional Way Kambas
Berlokasi di Provinsi Lampung, Taman Nasional Way Kambas terkenal sebagai pusat konservasi gajah Sumatera.
Selain gajah, taman ini juga menjadi habitat bagi badak Sumatera, harimau Sumatera, dan tapir, menjadikannya kawasan penting untuk pelestarian satwa langka.
Way Kambas pun mendapatkan pengakuan sebagai Taman Warisan ASEAN (ASEAN Heritage Park) karena perannya yang vital dalam konservasi keanekaragaman hayati.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi