- Kemenpar memperkuat pariwisata lewat 5 program unggulan dan digitalisasi Tourism 5.0.
- Kampanye Go Beyond Ordinary diluncurkan untuk mengangkat Indonesia di panggung global.
- WICF 2025 menjadi ajang kolaborasi 49 mitra memperkuat promosi Wonderful Indonesia.
Sejalan dengan kampanye tersebut, upaya kolaboratif turut diperkuat melalui penyelenggaraan Wonderful Indonesia Co-Branding Forum (WICF) 2025 di Jakarta.
Forum ini mempertemukan lebih dari 49 jenama mitra co-branding dan berbagai unit kerja internal Kementerian Pariwisata untuk merumuskan arah kolaborasi pemasaran tahun mendatang.
WICF 2025 menjadi ruang penting bagi pemerintah dan sektor swasta untuk menyatukan langkah dalam promosi pariwisata, memperluas ekosistem branding, dan mengoptimalkan sumber daya bersama.
Sesi business matching yang digelar dalam forum tersebut membuka peluang lahirnya kolaborasi baru, mulai dari pengembangan produk pariwisata hingga kampanye bersama yang memperkuat eksposur Wonderful Indonesia di pasar domestik dan internasional.
Momentum ini semakin relevan di era Co-Branding 5.0, ketika inovasi dan kemitraan strategis menjadi penentu daya saing destinasi. Ni Made menegaskan kembali pentingnya forum ini sebagai titik temu bagi berbagai pemangku kepentingan.
“Melalui forum ini, kami berharap terjalin kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah dan industri dalam membangun ekosistem pariwisata yang kreatif, inklusif, dan berkelanjutan,” tambah dia.
Keterlibatan lintas sektor memang menjadi kunci. Hal ini juga ditekankan oleh Firnandi Gufron, Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata Kemenpar, yang melihat sinergi sebagai fondasi keberhasilan jangka panjang.
“Sinergi yang terjalin antara pemerintah dan para mitra diharapkan dapat menghadirkan inisiatif pemasaran yang lebih inovatif, berdampak nyata bagi industri, serta memperkuat citra positif pariwisata Indonesia di kancah global,” ungkapnya.
Dengan strategi yang semakin matang, kolaborasi yang semakin luas, serta pemanfaatan teknologi yang semakin canggih, Indonesia tengah bergerak menuju masa depan pariwisata yang lebih kuat dan lebih relevan dengan tuntutan wisatawan dunia.
Baca Juga: Revolusi AI di Dunia Wisata: Bukan Lagi Mesin Pencari, Tapi Jadi Asisten Pribadi
Transformasi ini menempatkan Indonesia bukan hanya sebagai destinasi indah, tetapi sebagai negara yang mampu menyuguhkan pengalaman yang menginspirasi dan bertahan lama dalam ingatan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
9 Amalan di 10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah yang Bisa Dilakukan Wanita Haid
-
10 Pintu Rezeki Itu Apa Saja? Ini Jawabannya Menurut Islam
-
Perbedaan Lip Mask dan Lip Scrub, Kapan Harus Pakai untuk Jaga Bibir Tetap Sehat?
-
Siapa Cypri Dale? Sosok Penting di Balik Film Pesta Babi Selain Dandhy Laksono
-
Bolehkah Dandan saat Lahiran? Ini Produk yang Aman Dipakai Menurut Dokter Kandungan
-
Mengenal Tradisi Pesta Babi, Dirawat Bak Anak Sendiri Tapi Terancam Mati Karena Eksploitasi
-
Sisa Tanggal Merah Mei 2026: Masih Ada Long Weekend, Potensi 6 Hari Libur di Akhir Bulan
-
6 Sunscreen Moisturizer Terbaik untuk Anti Aging, Kulit Kencang dan Bebas Kerutan
-
Film Pesta Babi Tayang Kapan? Jadwal Nobar Disebar Mendadak
-
Link Nonton Film Pesta Babi Gratis, Tinggal Isi Google Form Ini