- Pada 2024, Spanyol berhasil menarik 94 juta wisatawan internasional dengan total belanja mencapai 126 miliar euro, menjadikannya salah satu negara dengan industri pariwisata paling kuat di dunia.
- Menteri Industri dan Pariwisata Spanyol, Jordi Hereu Boher, mengatakan keberhasilan itu bukan kebetulan, melainkan hasil dari strategi berkelanjutan yang menggabungkan kekayaan budaya dengan inovasi bisnis.
- Ia menegaskan bahwa pariwisata kini bukan hanya sektor ekonomi, tetapi juga motor transformasi sosial dan budaya yang berpusat pada manusia.
Suara.com - Menteri Industri dan Pariwisata Spanyol, H.E. Jordi Hereu Boher, menegaskan bahwa keberhasilan pariwisata tidak hanya diukur dari jumlah wisatawan, tetapi juga dari seberapa besar sektor ini mampu mengubah kehidupan masyarakat secara ekonomi, sosial, dan budaya. Hal itu ia sampaikan dalam forum internasional TOURISE 2025 di Riyadh, Arab Saudi, Selasa (11/11/2025).
Dalam pidatonya, Jordi mengungkapkan bahwa pada 2024, Spanyol berhasil menyambut 94 juta wisatawan internasional dengan total pengeluaran mencapai 126 miliar euro. Capaian besar itu, katanya, bukan terjadi secara kebetulan, melainkan hasil dari kerja kolektif yang bertumpu pada dua pilar utama: sumber daya alam dan budaya, serta ekosistem bisnis yang inovatif.
“Di balik setiap perjalanan, ada seluruh ekosistem yang bekerja secara senyap, mulai dari transportasi, fintech, hingga teknologi rumah pintar. Setiap inovasi melipatgandakan dampak dan menciptakan nilai baru,” ujar Jordi.
Ia menjelaskan, kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta menjadi kunci dalam menciptakan model pariwisata yang berkelanjutan. Spanyol, katanya, kini berfokus pada pariwisata berbasis nilai, keberagaman, dan keberlanjutan, sejalan dengan strategi nasional Spain Tourism Strategy 2030.
“Bagi kami, keberlanjutan memiliki tiga wajah, ekonomi, sosial, dan lingkungan. Semua harus berjalan bersama, karena tanpa salah satunya, model itu tidak akan bertahan lama,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jordi menyoroti pentingnya keseimbangan antara wisatawan dan warga lokal.
“Kita semua bagian dari pariwisata—kadang kita menjadi turis, kadang kita menjadi penduduk. Karena itu, model kami berpusat pada manusia,” katanya.
Ia juga memuji langkah Arab Saudi melalui peluncuran platform TOURISE, yang disebutnya sebagai langkah maju untuk membayangkan masa depan pariwisata global secara bersama.
“Tak ada model pariwisata yang baik jika tidak mampu memperbaiki kehidupan warganya. Tak ada model yang adil jika tidak mampu mendistribusikan nilai secara merata. Mari kita bekerja sama untuk menciptakan pariwisata yang lebih baik,” tutup Jordi.
Baca Juga: Vakum Empat Bulan, Bandara Dhoho Kediri Resmi Beroperasi Lagi
Dengan pendekatan yang berfokus pada manusia dan inovasi, Spanyol berkomitmen untuk terus menjadi contoh transformasi pariwisata dunia yang inklusif dan berkelanjutan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng
-
Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh
-
Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter
-
Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng
-
Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana
-
Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur
-
'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'
-
Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi
-
Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!
-
Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Mensos Siapkan Skema Bantuan Khusus Bagi Ahli Waris