- Perubahan perilaku audiens membuat kolom komentar menjadi sumber utama interaksi dan penemuan brand.
- Kolom komentar menawarkan social proof, percakapan aktif, serta kekuatan algoritmik yang tidak dimiliki billboard.
- Era digital menandai pergeseran besar: perhatian publik kini dibangun lewat percakapan, bukan sekadar visual besar di jalan raya.
Suara.com - Dulu, popularitas brand sering diukur dari seberapa besar billboard yang mereka pasang di jalan utama. Visual megah, lampu gemerlap, dan lokasi strategis dianggap sebagai “mahkota” pemasaran.
Namun dunia digital bergerak begitu cepat sehingga panggung utama promosi kini pindah ke kolom komentar. Di sanalah percakapan terjadi, pendapat bermunculan, dan persepsi publik terbentuk tanpa batas ruang dan waktu.
Komentar di TikTok, Instagram, hingga YouTube kini berfungsi layaknya ruang publik baru. Satu komentar dapat dibaca ribuan orang, disimpan, dibagikan ulang, bahkan memicu diskusi panjang yang menggerakkan algoritma.
Tidak heran jika kolom komentar dampaknya jauh lebih besar dibandingkan billboard mahal yang hanya sempat dilirik beberapa detik oleh pengendara yang sibuk.
Platform digital memberikan ruang interaksi yang hidup—sesuatu yang tidak pernah bisa ditawarkan media luar ruang.
Fenomena ini bukan sekadar spekulasi. Data global turut mendukung pergeseran perilaku tersebut.
Menurut laporan DataReportal & GWI (Februari 2025), sebanyak 23,2% pengguna internet menemukan brand melalui komentar media sosial.
Sementara itu, billboard dan poster luar ruang hanya menyumbang 16,5%. Angka ini memperlihatkan betapa kuatnya pengaruh kolom komentar sebagai pintu masuk pertama yang memperkenalkan sebuah brand kepada audiens baru.
Lebih menarik lagi, komentar mengungguli berbagai kanal penemuan brand lainnya seperti iklan dalam aplikasi, sampling produk, sampai situs pembanding harga.
Baca Juga: Arcstrike: Rahasia di Balik Koleksi Streetwear Lokal yang Tenang Namun Penuh Kekuatan dari BLEE
Jika dulu billboard dianggap sebagai pusat gravitasi marketing, kini komentar mengambil alih posisi tersebut. Landscape pemasaran berubah, dan percakapan menjadi fondasi utamanya.
Lalu, apa yang membuat komentar sangat berpengaruh? Ada tiga alasan utama. Pertama, komentar adalah bentuk social proof yang nyata. Audiens lebih percaya opini pengguna lain dibandingkan klaim langsung dari brand.
Kedua, komentar menggerakkan algoritma. Semakin ramai diskusi, semakin tinggi peluang konten masuk FYP atau Explore.
Ketiga, komentar bersifat interaktif. Billboard hanya dilihat, sementara komentar dapat dibalas, dikutip, dan memicu percakapan organik yang membuat konten tetap hidup lebih lama.
Meski demikian, kolom komentar tidak akan ramai dengan sendirinya. Konten yang bagus pun bisa tenggelam tanpa interaksi awal. Algoritma cenderung memberi perhatian pada aktivitas, bukan sekadar kualitas visual.
Di sisi lain, komunitas aktif menjadi faktor penting yang menentukan apakah sebuah postingan dapat “naik” dan menjangkau audiens lebih luas. Inilah yang membuat strategi komentar menjadi elemen penting dalam pemasaran digital modern.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
-
Unilever Jual Sariwangi ke Grup Djarum Senilai Rp1,5 Triliun
Terkini
-
5 Vitamin untuk Perempuan Jelang Menopause, Cocok Diminum sejak Usia 40-an
-
Apa Arti Mens Rea? Special Show Pandji Pragiwaksono yang Bikin Panas Dingin
-
5 Sampo Murah Terbaik untuk Kulit Kepala Sensitif yang Dijual Indomaret
-
Urutan Hair Care Natur untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Rambut Sehat Seperti Muda
-
Panduan Ukuran Sepatu Anak Usia 1-10 Tahun Standar EU, UK, US, Biar Bunda Gak Salah Beli
-
Bebas Nyeri Lutut, Ini 5 Sepatu Jalan Jauh Paling Nyaman untuk Usia 40-an ke Atas
-
5 AC Portable Low Watt Ramah Gaji UMR, Usir Panas Tanpa Bongkar Tembok
-
BSU 2026 Kapan Cair? Cek Informasi Terkini dan Cara Cek Penerima Bantuan
-
Pilih Bijak! 4 Eksfoliator Aman untuk Wajah Berjerawat yang Wajib Dicoba
-
5 Sepatu Sekolah Hitam Putih Brand Lokal Harga Rp100 Ribuan yang Awet