Suara.com - Pencairan Bantuan Subsidi Upah atau BSU 2026 kembali menjadi sorotan publik di awal tahun. Program yang selama beberapa periode terakhir menjadi bantalan bagi pekerja berpenghasilan rendah ini banyak dinanti oleh buruh dan pekerja swasta. Lantas, BSU 2026 kapan cair? Simak informasi terkini, syarat, dan cara cek penerima.
Meski ramainya pembicaraan di media sosial, hingga kini pemerintah belum memberikan pengumuman resmi tentang kapan BSU 2026 akan cair atau apakah program ini benar-benar digulirkan kembali pada tahun anggaran 2026.
Hingga saat ini, Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa belum ada kebijakan formal atau jadwal pencairan BSU 2026. Pernyataan ini muncul di tengah maraknya kabar di media sosial dan grup chat yang mengklaim bahwa BSU senilai Rp600.000 akan segera disalurkan pada Januari 2026. Kementerian Ketenagakerjaan
Bahkan masyarakat diimbau lebih waspada terhadap informasi hoaks, terutama yang mengarahkan masyarakat untuk mendaftar melalui link tidak resmi. Pasalnya, informasi resmi hanya disampaikan melalui situs resmi BSU dan akun resmi Kemnaker.
Meski demikian, banyak pekerja berharap program ini kembali dijalankan seperti pada tahun sebelumnya, karena manfaatnya yang dirasakan langsung oleh jutaan pekerja berpenghasilan rendah. Pada tahun 2025, BSU disalurkan kepada jutaan pekerja dengan nominal tertentu untuk membantu daya beli selama tekanan ekonomi.
Pola Penyaluran BSU
Sebagai gambaran pada BSU 2025, pemerintah menyalurkan subsidi upah dalam bentuk uang tunai Rp300.000 per bulan untuk dua bulan sekaligus sehingga total setiap pekerja memperoleh Rp600.000 asalkan memenuhi syarat. Penyaluran dilakukan pada periode Juni–Juli 2025 dan melibatkan kerja sama Kemnaker, BPJS Ketenagakerjaan, dan bank penyalur.
Skema ini dibuat melalui Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 5 Tahun 2025 tentang Panduan Pemberian Subsidi Gaji/Bantuan BSU, yang mengatur kriteria dan mekanisme penyaluran. Aturan ini diprediksi masih menjadi acuan jika program BSU 2026 benar-benar diterapkan.
Siapa yang Berhak Menerima BSU?
Walaupun belum resmi diberlakukan untuk 2026, publik sudah mengenali kriteria umum yang biasanya berlaku dalam program BSU berdasarkan aturan sebelumnya:
1. Warga Negara Indonesia (WNI) dengan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang valid.
Baca Juga: Viral BSU Cair Rp 600.000 Dibayar Sekaligus Tahun 2025, Cek Faktanya
2. Peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan kategori pekerja penerima upah pada periode cut-off tertentu.
3. Penghasilan/gaji bulanan maksimum sesuai batas yang ditetapkan yakni Rp3,5 juta per bulan atau sesuai Upah Minimum Provinsi/Kota.
4. Bukan merupakan ASN, TNI, atau Polri.
5. Tidak sedang menerima program bantuan sosial lain tertentu seperti PKH, BPUM, atau program lain yang serupa pada saat yang bersamaan. Kriteria ini membantu memetakan kelompok pekerja yang paling membutuhkan intervensi subsidi upah dan biasanya digunakan sebagai dasar seleksi penerima.
Cara Cek Penerima BSU Secara Online
Bagi pekerja yang ingin mengetahui apakah mereka terdaftar sebagai calon penerima BSU 2026, ada beberapa cara resmi yang bisa dipantau jika program ini resmi dibuka:
1. Website Resmi Kemnaker
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Harga Kulkas Mini 1 Pintu Termurah di Pasaran, Ini 3 Rekomendasinya Mulai Rp400 Ribuan
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
- Air Mawar Viva Dipakai Kapan? Ini Urutan Pemakaian dan Review Pembeli
Pilihan
-
Polisi Bubarkan Massa Aliansi Pati yang Galang Donasi di Depan DPR
-
Kemenag Bantah Nasaruddin Umar Mundur dari Menag: Isu Bursa Caketum PBNU Itu Spekulasi Liar
-
Menag Nasaruddin Umar Bantah Mundur: Itu Ada Orang yang Panik
-
Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
-
Dari Pengumpul Data Hingga Perantara, Bagaimana DSI Bekerja
Terkini
-
Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun
-
Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang
-
Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?
-
Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan
-
Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026
-
Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik
-
PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak
-
Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU
-
Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol
-
PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja