Suara.com - Pelari pemula tentu tak jarang dihadapkan dengan dilema kala memilih sepatu lari pertama mereka untuk melakukan olahraga yang sedang diminati.
Mereka harus memilih membeli sepatu lari sesuai budget. Adapun untuk menjawab tersebut, si pelari harus pertama paham dengan budget dan kebutuhannya sendiri.
Sepatu lari yang lebih terjangkau umumnya berada dalam kisaran harga menengah ke bawah dan dirancang untuk keperluan lari dasar.
Sepatu lari mahal sering kali menyertakan teknologi canggih, material premium, dan dirancang untuk performa, daya tahan, atau kebutuhan pelari tertentu.
Berikut rekomendasi sepatu lari untuk daily run pemula dengan kualitas prima.
League Kumo 2
League Kumo 2 dirancang dan dipasarkan secara spesifik sebagai sepatu running atau lari, khususnya untuk daily training (latihan harian) atau jogging rutin.
Material mesh membuat sepatu ini sangat baik sirkulasi udaranya, menjaga kaki tetap sejuk dan kering selama sesi lari.
Ada teknologi midsole Injected EVA (pada Kumo 2 generasi sebelumnya) untuk memberikan bantalan empuk, stabil, dan responsif.
Bantalan ini berfungsi efektif untuk menyerap benturan saat kaki mendarat berulang kali.
Baca Juga: Jogging Pakai Sepatu Apa Enaknya? Ini 5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal dengan Sol Empuk
Selanjutnya ada fitur Solid Rubber (karet padat) pada outsole yang memberikan daya cengkeram (grip) yang baik dan tahan lama (durable), sehingga aman digunakan di berbagai karakteristik jalan raya atau track aspal, termasuk saat kondisi basah.
Harga: Rp400 ribuan.
Ardiles Nfinity Quantum
Ardiles Nfinity Quantum juga merupakan sepatu yang dirancang untuk kategori lari (running), mirip dengan League Kumo 2.
Sepatu ini menonjol karena menggunakan teknologi midsole khusus yang menjadi fokus utama dalam performanya.
Keunggulan dari Nfinity Quantum terletak di penggunaan teknologi "Quantum Foam" pada bagian midsole-nya.
Quantum Foam dirancang untuk memberikan bantalan yang sangat empuk (plush) sekaligus memiliki tingkat responsifitas yang baik.
Meskipun memiliki bantalan yang tebal (khas sepatu dengan Quantum Foam), sepatu ini dirancang agar terasa ringan saat dipakai lari.
Kombinasi upper yang ringan dan bantalan yang empuk membuat sepatu ini ideal untuk daily running atau jogging jarak menengah.
Harga: Rp500 ribuan.
New Balance 520v8
Pelari pemula yang punya budget lebih untuk membeli sepatu lari dapat mempertimbangkan New Balance 520v8.
New Balance 520v8 dirancang untuk pelari pemula, jogging ringan, atau sebagai sepatu serbaguna untuk aktivitas harian yang melibatkan banyak berjalan.
Kenyamanan berlari dari sepatu ini tak dapat diragukan lagi, lantaran memakai busa EVA atau Cush+ (AT Tread).
Outsole dari sepatu ini dirancang untuk traksi yang memadai dan durabilitas (ketahanan). Alhasil, sepatu ini kuat untuk digunakan di trotoar, aspal, dan track ringan.
Harga: Rp600 ribu - Rp700 ribuan.
ASICS GEL-Contend 8
ASICS GEL-Contend 8 membawa teknologi ala Negeri Sakura dari ASICS yang membuat pengalaman berlari makin nyaman dan tak mudah lelah.
Sepatu ini dirancang untuk memberikan bantalan, daya tahan, dan dukungan yang baik untuk para pelari pemula, jogging harian, atau digunakan sebagai sepatu lari cadangan (daily beater).
Contend 8 dilengkapi dengan teknologi GEL di bagian tumit (rearfoot) untuk menyerap benturan keras saat kaki mendarat.
Teknologi tersebut memberikan perlindungan yang sangat baik pada sendi, menjadikannya pilihan yang aman dan nyaman untuk jogging di permukaan keras.
Harga: Rp899 ribu.
Hoka Clifton
Terakhir ada pilihan premium bagi pelari pemula, Hoka Clifton.
Sepatu ini tergolong dalam kategori Premium Daily Trainer dengan max cushioning.
Hoka Clifton dikenal sebagai "sepatu ajaib" karena berhasil menggabungkan bantalan super tebal yang secara visual tampak besar dengan bobot yang ringan
Clifton juga dinobatkan sebagai perintis tren maximalist shoe (sepatu dengan bantalan maksimal). Ia memiliki stack height yang tinggi (bantalan tebal) dari busa Compression-Molded EVA (CMEVA).
Harga: Rp1,2 jutaan.
Kontributor : Armand Ilham
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
-
Jadwal Buka Puasa Bandar Lampung 21 Februari 2026: Waktu Magrib & Salat Isya Hari Ini
-
Siswa Madrasah Tewas usai Diduga Dipukul Helm Oknum Brimob di Kota Tual Maluku
Terkini
-
5 Resep Sahur Sehat Anti Lemas agar Puasa Tetap Berenergi Seharian
-
Puasa Setengah Hari Apakah Sah? Ini Penjelasan Berdasarkan Al-Quran dan Hadis
-
Tata Cara Salat Tarawih Sendiri di Rumah yang Benar, Ini Keutamaannya
-
Resep Praktis Gehu Pedas Ala Chef Devina Hermawan untuk Takjil Ramadan
-
Tips Atur Jam Tidur saat Ramadan: Istirahat Tetap Cukup tanpa Skip Sahur
-
Mandi Junub Dulu atau Sahur Dulu? Simak Hukum dan Urutan Terbaiknya Menurut Syariat
-
Viral Influencer Sebut Sahur Ganggu Jam Tidur, Ini Keutamaannya dalam Islam
-
Niat Tarawih Sendiri di Rumah: Hukum, Bacaan, dan Tata Caranya
-
Jadwal Salat Lima Waktu di Jakarta Hari Ini, Buka Puasanya Jam Berapa?
-
6 Shio Paling Beruntung Hari Ini 23 Februari 2026, Apakah Ada Shio Kamu?