Lifestyle / Komunitas
Sabtu, 29 November 2025 | 13:14 WIB
Ilustrasi puasa ramadan (Unsplash)

Suara.com - Pertanyaan berapa hari lagi puasa 2026 Puasa Ramadan 2026 diperkirakan bakal dimulai pada 28 Februari 2026, atau sekitar 82 hari lagi atau 11 minggu 21 hari lagi.

Pemerintah pun telah mencanangkan libur dan cuti bersama Idulfitri melalui Surat Keputusan Bersama (SKB) Tiga Menteri mulai Jumat, 20 Maret 2026; Senin, 23 Maret 2026; dan Selasa, 24 Maret 2026. Sementara Idulfitri jatuh pada 21-22 Maret 2026.

Kendati masih cukup lama, tak ada salahnya untuk mempersiapkan diri jelang puasa 2026.

Pasalnya, bulan amadan 2026 diperkirakan jatuh pada akhir Februari, bertepatan dengan perubahan cuaca dan aktivitas harian yang cukup padat. Banyak orang sering kali terburu-buru menjelang puasa tanpa persiapan yang matang, padahal fase pra-Ramadan sangat menentukan kenyamanan dan ketahanan tubuh selama sebulan penuh.

Dengan melakukan persiapan fisik, mental, serta manajemen waktu sejak beberapa minggu sebelumnya, tubuh akan lebih mudah beradaptasi dan ibadah pun terasa lebih ringan.

Berikut lima tips persiapan puasa yang bisa mulai kamu terapkan hari ini untuk memastikan Ramadan 2026 berjalan lancar, sehat, dan penuh energi.

1. Mulai Sesuaikan Pola Makan Secara Bertahap

Tubuh perlu waktu untuk beradaptasi dengan pola makan baru. Jika kamu biasanya sering mengonsumsi camilan atau makan tidak teratur, cobalah mengurangi frekuensinya secara perlahan.

Biasakan diri makan dalam dua atau tiga waktu teratur setiap hari agar ritme tubuh lebih mudah disesuaikan ketika puasa dimulai. Kamu juga bisa mulai mengurangi porsi makan malam, menggantinya dengan makanan yang lebih ringan atau tinggi serat.

Baca Juga: Awal Puasa Ramadan 2026, Muhammadiyah dan Pemerintah Sama atau Beda?

Selain itu, penting untuk mengurangi ketergantungan pada makanan tinggi gula atau minuman manis. Asupan gula yang berlebih membuat tubuh cepat lapar dan mudah lemas saat berpuasa.

Dengan mengurangi gula sejak sekarang, kamu membantu tubuh menstabilkan kadar energi sehingga tidak “kaget” ketika pola makan berubah drastis di bulan puasa.

2. Kurangi Konsumsi Kafein untuk Mencegah Sakit Kepala di Awal Puasa

Salah satu keluhan paling umum di awal Ramadan adalah sakit kepala akibat penghentian kafein mendadak. Jika kamu terbiasa mengonsumsi kopi atau teh beberapa kali sehari, cobalah mulai menguranginya secara bertahap.

Misalnya, kurangi satu gelas per minggu, pilih versi low-caffeine, atau ganti dengan minuman herbal yang lebih ringan.

Ketika Ramadan tiba, tubuh akan lebih mudah beradaptasi tanpa kafein, sehingga kamu tidak perlu mengalami gejala withdrawal seperti migrain, mudah marah, atau kelelahan ekstrem.

Load More