- KPK melakukan tujuh OTT sepanjang awal 2026.
- Sejumlah kepala daerah, termasuk Fadia Arafiq, ikut terjaring.
- Kasusnya beragam, mulai dari dugaan pemerasan hingga korupsi pengadaan dan pajak.
Suara.com - Kabar Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Selasa, 3 Maret 2026 masih menjadi sorotan publik.
Fadia Arafiq langsung menjalani pemeriksaan intensif di Gedung Merah Putih KPK terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa outsourcing di sejumlah dinas Pemerintah Kabupaten Pekalongan.
Di tengah ramainya kabar tersebut, sepanjang awal tahun 2026 KPK juga telah menindak sejumlah kepala daerah melalui operasi senyap. Hingga bulan Maret, KPK setidaknya melakukan tujuh OTT.
Beberapa di antaranya menjerat kepala daerah di tingkat kabupaten maupun kota. Berikut daftar kepala daerah yang terjaring OTT KPK sepanjang awal 2026.
1. Wali Kota Madiun Maidi
Pada 19 Januari 2026, Wali Kota Madiun Maidi terjaring OTT KPK terkait dugaan imbalan proyek serta dana tanggung jawab sosial dan lingkungan perusahaan (CSR) di Kota Madiun.
Dalam operasi senyap tersebut, KPK memeriksa sembilan orang secara intensif, termasuk Maidi, Rochim Ruhdiyanto dari pihak swasta, serta sejumlah pihak lainnya.
Maidi bersama dua orang lainnya kemudian ditetapkan sebagai tersangka. KPK menyebut terdapat dua klaster perkara, yakni dugaan pemerasan serta penerimaan lain atau gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota Madiun.
Baca Juga: Fadia Arafiq Resmi Pakai Rompi Oranye, Bantah Kena OTT: Saya Sedang Sama Pak Gubernur Jateng
Pada tanggal yang sama, 19 Januari 2026, KPK juga menggelar OTT di Kabupaten Pati, Jawa Tengah, dan menangkap Bupati Pati Sudewo.
Selain Sudewo, KPK memeriksa lima calon perangkat desa dan sembilan orang lainnya sebagai saksi dalam penyidikan dugaan pemerasan.
Sudewo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan pemerasan terkait pengisian jabatan perangkat desa di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pati.
Ia juga ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan suap pembangunan dan pemeliharaan jalur kereta api di Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan.
3. Bupati Pekalongan Fadia Arafiq
Terbaru, KPK mencokok Bupati Pekalongan Fadia Arafiq dalam OTT di wilayah Jawa Tengah pada Selasa, 3 Maret 2026. Ia diamankan bersama ajudan dan dua orang kepercayaannya.
Berita Terkait
-
Kekayaan Sekda Pekalongan Mohammad Yulian Akbar Terungkap Usai OTT KPK, Tembus Rp3 Miliar
-
Biodata dan Agama Mohammad Yulian Akbar, Sekda Pekalongan Dicokok KPK Bersama Fadia Arafiq
-
Lonjakan Kekayaan Fadia Arafiq: Dari Wakil Bupati ke Bupati, Naik 3 Kali Lipat
-
Segini Utang Bupati Pekalongan Fadia Arafiq yang Kena OTT KPK
Terpopuler
Pilihan
-
Detik-detik Remaja di Makassar Tewas Tertembak, Perwira Polisi Jadi Tersangka
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
Terkini
-
Daftar Mudik Gratis BNI 2026: Cek Syarat, Rute, dan Jadwal Keberangkatan
-
Review Penginapan Music Camp di Nuanu Creative City Bali, Unik Bak Rumah Hobbit dan Instagramable
-
Link Daftar Mudik Pertamina 2026 Lengkap dengan Jadwal dan Rutenya
-
Gurita Bisnis Bos Rokok HS Muhammad Suryo yang Kecelakaan di Kulon Progo
-
20 Link Kartu Ucapan Lebaran Kreatif untuk Semua Kalangan, Gratis dan Siap Pakai
-
Siap Manjakan Lidah, Bali Bakal Punya Surga Kuliner Sutala dengan 60 Tenant
-
Idul Fitri 2026 Berapa Hari Lagi? Ini Perhitungannya Menurut Pemerintah dan Muhammadiyah
-
Persiapan Mudik Lebaran 2026, Coret 3 Jenis Minuman Ini dari Bekal Perjalanan saat Nyetir
-
Fadia Arafiq Anak A. Rafiq? Bupati Pekalongan Kena OTT, Harta Naik Tajam Selama Menjabat
-
Siapa Saja Golongan Pekerja yang Berhak dapat THR Sesuai Permenaker?