Suara.com - Di era serba digital seperti sekarang, paparan cahaya biru (blue light atau HEV) dari layar smartphone, laptop, hingga lampu LED tidak lagi bisa dihindari.
Meski intensitasnya tidak sekuat sinar UV, paparan blue light diduga dapat memicu stres oksidatif pada kulit, memperparah flek, serta mempercepat tanda-tanda penuaan.
Karena itulah banyak sunscreen modern kini hadir dengan perlindungan tambahan untuk mencegah efek buruk dari blue light.
Biasanya perlindungan ini tidak bekerja seperti filter secara fisik tetapi menggunakan antioksidan atau bahan bio-aktif yang membantu kulit lebih kuat terhadap radikal bebas akibat paparan layar.
Oleh karena itu, ada beberapa rekomendasi produk sunscreen dengan blue light protection yang juga bisa melindungi wajah secara keseluruhan. Lalu, apa saja rekomendasi produk tersebut?
Somethinc Holyshield! UV Watery Sunscreen Gel SPF 50+ PA++++
Somethinc Holyshield! ini dikenal dengan teksturnya yang ringan seperti gel dan mudah meresap tanpa meninggalkan white cast, sehingga cocok untuk kulit berminyak atau kombinasi.
Karena sifatnya yang nyaman di kulit, sunscreen ini sering jadi pilihan bagi pengguna yang ingin perlindungan tinggi tapi tetap terasa ringan saat dipakai.
Perlindungan blue light pada produk ini berasal dari kombinasi ekstrak Sunflower Sprout dan Tara Spinosa yang bekerja sebagai antioksidan untuk membantu kulit melawan radikal bebas akibat paparan layar dan polusi digital. Dengan cara ini, Holyshield! Sunscreen ini dapat membantu mengurangi risiko kulit kusam dan penuaan dini.
Kandungan lain seperti pelembap dan UV filter kimia memberikan proteksi UVA/UVB yang kuat. Harga sunscreen ini berkisar Rp26.000 untuk travel size hingga Rp90.000-Rp140.000 untuk full size.
Baca Juga: 8 Tablet dengan Layar AMOLED untuk Kerja: Nyaman di Mata, Baterai Tahan Lama
Base Ultra Soothe Natural Sunscreen SPF 50 PA+++
BASE Ultra Soothe menawarkan formula natural yang menggabungkan filter chemical dan mineral, serta sudah vegan dan ramah terumbu karang.
Teksturnya ringan, tidak meninggalkan white cast, dan memberi rasa soothing pada kulit. Perlindungan blue light berasal dari Carotolino yaitu ekstrak karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan kuat untuk melawan dampak HEV, sekaligus membantu menjaga kulit tetap sehat saat sering berada di depan layar.
Selain itu, produk ini diperkaya dengan ekstrak Cherimoya dan adaptogen yang membantu menenangkan kulit. Sunscreen ini dibanderol dengan harga Rp120.000-Rp215.000 di berbagai e-commerce.
Viva Queen White Advance Day Cream SPF 30 PA++
Viva Queen juga menghadirkan sunscreen dalam bentuk day cream multifungsi yang dilengkapi niacinamide, pelembap, serta SPF untuk aktivitas harian ringan.
Teksturnya creamy namun mudah diratakan, cocok untuk pemula atau pengguna yang ingin memakai satu produk yang bisa merawat sekaligus melindungi kulit.
Perlindungan terhadap blue light pada day cream ini berasal dari antioksidan yang mendukung kulit menghadapi paparan layar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Berapa Harga Sepatu Lari Ortuseight Ori? Ini 5 Pilihan Bagus untuk Daily Run
Pilihan
Terkini
-
4 Cushion Terbaik untuk Kulit Sawo Matang sesuai Review, Shade, dan Harga
-
Berapa Harga Ardiles Runergize Ori? Merek Lokal, Dokter Tirta Sebut Mirip Mizuno Wave Rebellion Pro
-
4 Sepatu Bola Nike Original Termurah di Bawah Sejuta, Cocok untuk Lapangan Rumput hingga Futsal
-
Akhir Pekan Lebih Bermakna, Nikmati Staycation Keluarga dengan Aneka Aktivitas Seru di Jakarta
-
Beda Bedak Luxcrime Ungu dan Hijau: Harga, Finishing, dan Keunggulan sesuai Jenis Kulit
-
Apa Merk Cushion yang Bagus? Ini 7 Pilihan Terbaik yang Sudah BPOM
-
5 Sepatu Lari Lokal Rp200 Ribuan dengan Review Memuaskan, Ideal Buat Easy Run
-
Sebelum Sustainability Populer, Masyarakat Indonesia Sudah Hidup Minim Sampah
-
Menanam Pohon Saja Tak Cukup: Mengapa Penghijauan Kota Bisa Gagal Mengurangi Panas?
-
Nanik S Deyang Kuliah Jurusan Apa? Resmi Dilantik Jadi Kepala BGN