- Skincare ilegal berbahaya bagi kulit dan ginjal, sehingga produk aman dan berbukti klinis sangat penting.
- Dokter menekankan perawatan berbasis sains untuk hiperpigmentasi, rosacea, dan kulit atopik.
- Isisphatma terus melakukan edukasi dan riset, termasuk merilis seri SECALIA.
Isispharma dan Pentingnya Dermatocosmetics Berbasis Evidensi
Melihat meningkatnya kebutuhan edukasi tentang perawatan kulit yang aman, Isispharma bersama Regenesis Indonesia menggelar sesi Media Interview & Doctor Appreciation, menghadirkan para dermatolog terkemuka: dr Sri Ellyani, SpDVE, dr Idrianti Idrus, SpDVE, dan dr Reiva Farah, SpDVE.
Acara ini menekankan pentingnya dermatocosmetics berbasis riset dan pembuktian klinis, sebuah pendekatan yang semakin relevan di tengah maraknya produk skincare yang menjanjikan hasil instan tanpa bukti ilmiah.
Sebagai distributor resmi Isispharma di Indonesia, Regenesis menegaskan kembali peran penting edukasi publik. President Director Regenesis Indonesia, Emmy Noviawati, menyampaikan komitmennya.
"Regenesis Indonesia berkomitmen menghadirkan dermatocosmetics yang bukan hanya aman, tetapi benar-benar dibuktikan secara ilmiah agar masyarakat mendapatkan informasi perawatan kulit yang terpercaya dan berbasis penelitian," ujar dia.
Dari sisi global, perwakilan Head of Asia Pacific Isiapharma, May Chow, menjelaskan mengapa penelitian dan reformulasi terus dilakukan.
“Kebutuhan kulit saat ini tidak lagi sama seperti lima atau sepuluh tahun yang lalu. Perubahan iklim, polusi, paparan blue light, dan gaya hidup yang serba cepat membuat kulit jauh lebih rentan. Inilah alasan Isispharma terus memperbarui risetnya dan mengembangkan formulasi yang tetap relevan dengan tantangan kulit modern,” pungkasnya.
Salah satunya adalah produk terbaru yang ikut diluncurkan, yakni Secalia Series, rangkaian terbaru yang diformulasikan khusus untuk kulit kering, sensitif, dan atopik.
Skincare ini menghadirkan solusi yang mampu menenangkan iritasi, meningkatkan hidrasi, dan memperkuat skin barrier secara mendalam.
Baca Juga: 3 Sunscreen untuk Mencegah Hiperpigmentasi bagi Wanita Usia 40-an
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik
-
55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia
-
Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi