-
- Milenial dominasi kepemimpinan berkat adaptasi cepat industri modern.
- Jonathan tumbuh dari usaha kecil hingga jadi pemimpin strategis.
- Kepemimpinan lahir dari proses, konsistensi, dan integrita
Suara.com - Beberapa tahun terakhir, lanskap kepemimpinan di banyak perusahaan berubah cepat. Generasi milenial, yang dulu dianggap “terlalu muda” untuk kursi pengambil keputusan, kini justru mendominasi.
Secara global, hampir separuh posisi C-level, sekitar 47 persen, sudah diisi oleh mereka. Batas antara usia dan otoritas pelan-pelan memudar; yang tersisa hanyalah kemampuan beradaptasi dan memahami arah industri yang bergerak sangat cepat.
Perubahan ini bukan hanya milik perusahaan rintisan atau teknologi. Industri manufaktur dan pengolahan, tulang punggung ekonomi Indonesia, juga mengalami pergeseran serupa.
Digitalisasi, otomatisasi, dan tuntutan efisiensi membuat perusahaan membutuhkan pemimpin yang bukan hanya paham teknis, tetapi juga mampu membaca masa depan. Itulah sebabnya semakin banyak profesional muda yang dipercaya memegang peran strategis.
Di tengah dinamika itu, muncul satu nama yang menarik perhatian Jonathan Danang Wardhana.
Jonathan tidak lahir dari jalur instan. Ia memulai langkahnya sejak sangat muda, ketika pada 2012 ia merintis usaha mengekspor sarang burung walet ke Hongkong.
Dari bisnis kecil itulah ia belajar bahwa kepemimpinan sejati bukan soal memerintah, melainkan memahami cara kerja industri dari akar paling dasarnya.
“Saya selalu percaya bahwa pemimpin harus mengerti bagaimana sebuah industri bergerak, bukan hanya memimpin dari jauh,” ujarnya suatu ketika.
Pemahaman itulah yang ia bawa ketika perjalanannya kemudian terhubung dengan Kana Group, kelompok usaha yang membawahi empat perusahaan di sektor industri.
Baca Juga: Perjalanan Inspiratif Samuel Christ: Bikin Finansial Jadi Mudah Dipahami Anak Muda
Tiga perusahaan menjadi ruang kontribusinya: PT Indo Gula Jayabaya, tempat ia menjabat Komisaris Utama sejak 27 Maret 2019; PT Raja Gula Indonesia yang mulai ia awasi sejak 25 November 2024; serta PT Kana Indonesia Industri yang ia dampingi sejak 2 Februari 2024. Ketiga perusahaan ini sudah ia ikuti sejak masa pendiriannya.
Perannya pun bukan sekadar administratif. Jonathan memikul tugas sebagai penjaga arah, memastikan setiap keputusan berjalan selaras dengan nilai dan tujuan jangka panjang perusahaan.
“Tugas saya salah satunya adalah memastikan bahwa keputusan bisnis tetap berpijak pada integritas dan visi yang berkelanjutan,” katanya.
Di saat banyak sektor industri sedang berjuang, ada yang kesulitan menyerap tenaga kerja, ada yang mati-matian meningkatkan kualitas SDM, kehadiran pemimpin muda seperti Jonathan menjadi bukti bahwa industri Indonesia mampu beregenerasi. Bahwa perubahan bukan ancaman, tetapi peluang.
Kisah Jonathan menggambarkan transformasi pola karier di Indonesia: kepemimpinan kini lahir dari proses, bukan dari usia. Dari keberanian mengambil peran sejak awal, dari konsistensi belajar, dari kemauan memahami detail operasional sebelum duduk di bangku strategis.
“Saya percaya karier yang kokoh lahir dari proses, bukan hasil yang instan,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Bukan Sekadar Prestise: Inilah Alasan Sesungguhnya Pelajar Indonesia Serbu Studi ke Luar Negeri
-
4 Tips Membersihkan Wajan Gosong dengan Bahan Sederhana di Rumah, Wajib Coba!
-
6 Physical Sunscreen Terbaik dengan Perlindungan UVA dan UVB, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
5 Rekomendasi Body Lotion untuk Kulit Bersisik
-
5 Night Cream untuk Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
-
Apakah Sunscreen dan Sunblock Boleh Dipakai Bersamaan?
-
5 Moisturizer Untuk Kulit Kering di Cuaca Panas dan Angin
-
7 Fakta Menarik Mike Octavian: Dulu Manusia Silver Kini Jadi Model, Ada Turunan Belanda dari Kakek
-
Apakah Ada Kulkas Tanpa Bunga Es? Intip 5 Rekomendasi Produknya Mulai Rp2 Jutaan
-
Lula Lahfah Ungkap Derita ISK Sebelum Meninggal: Kenali Gejala dan Penyebab Infeksi Saluran Kemih