- CPI 2025 mengukur persepsi korupsi publik di 180 negara, menggunakan skala 0 (korup) hingga 100 (bersih).
- Denmark menempati peringkat teratas sebagai negara paling tidak korup.
- Finlandia, Singapura, dan Selandia Baru juga masuk tujuh besar negara paling bersih.
4. Selandia Baru (Skor: 83)
Meskipun mengalami penurunan, negara ini masih berada di peringkat yang sangat tinggi dan dikenal sebagai salah satu negara dengan pemerintahan yang paling transparan dan tingkat korupsi sektor publik yang rendah.
Undang-undang anti pencucian uang yang kuat, pengadilan yang independen, dan catatan publik yang mudah diakses berkontribusi pada skor tinggi negara ini.
Selandia Baru juga mendorong keterlibatan warga dan kebebasan media, yang selanjutnya mengurangi risiko korupsi.
5. Luksemburg (Skor: 81)
Luksemburg yang tidak memiliki akses ke laut merupakan salah satu negara dengan tingkat korupsi terendah di Eropa.
Sektor publiknya yang bersih dan efisien serta sistem peradilan yang berfungsi dengan baik diimbangi dengan standar hidup yang tinggi.
Upaya anti-korupsi Luksemburg diperkuat oleh badan pengawasan independen dan kode etik yang ketat bagi para pejabat.
Praktik pemerintahan yang terbuka dan partisipasi publik berkontribusi pada tingkat kepercayaan yang tinggi di negara tersebut.
6. Norwegia (Skor: 81)
Struktur hukum dan kelembagaan negara yang kuat memainkan peran penting dalam menjaga tingkat korupsi tetap rendah di Norwegia.
Administrasi publik Norwegia dikenal karena efisiensi, akuntabilitas, dan kepatuhan yang ketat terhadap standar etika.
Baca Juga: Di Negara Ini Koruptor Dihukum Mati, Beda dengan Indonesia
Sistem peradilan bersifat independen dan secara efektif menegakkan hukum anti-korupsi, memastikan bahwa kasus korupsi dituntut tanpa bias.
Selain itu, pers bebas dan masyarakat sipil yang aktif meminta pertanggungjawaban pejabat pemerintah dan mendorong budaya keterbukaan.
7. Swiss (Skor: 81)
Selain menjadi salah satu negara terindah di dunia, Swiss juga konsisten dalam daftar tingkat korupsi terendah di dunia.
Sektor publik yang bersih di negara ini dibangun di atas fondasi undang-undang anti-penyuapan yang ketat, independensi kelembagaan, dan tingkat transparansi pemerintah yang tinggi.
Sistem hukum Swiss mengkriminalisasi baik penawaran maupun penerimaan suap. Pejabat publik diwajibkan untuk mematuhi standar etika yang jelas.
Meskipun kehadiran organisasi internasional seperti FIFA yang kontroversial kadang-kadang menuai sorotan, tata kelola domestik Swiss sebagian besar tetap bebas dari korupsi sistemik.
Berita Terkait
Terpopuler
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
5 Sunscreen Non Comedogenic untuk Flek Hitam Usia 45 Tahun ke Atas
-
Ini 7 Bahaya Menghirup Gas Nitrous Oxide Tabung Whip Pink yang Viral
-
12 Ramalan Shio Terbaru 25 Januari 2026 Tentang Keuangan, Cinta, dan Sial
-
Ruang Bermain yang Bisa Bergerak di Tengah Kota
-
5 Deker Lutut untuk Atasi Nyeri Sendi pada Lansia, Mulai dari Rp80 Ribuan
-
5 Rekomendasi Azarine Sunscreen Terbaik untuk Kebutuhan Kulit Kamu
-
Jelang Ramadan 2026, Ini 6 Tren Modest Fashion versi Jenama Lokal di Bazar
-
5 RoadBike Murah Keren Mulai 1 Jutaan, Solusi Anti Stres Tanpa Bikin Kere
-
5 Merek Gula Rendah Kalori Murah untuk Diabetes dan Diet, Bisa Ditemukan di Supermarket
-
5 Sunscreen Broad Spectrum untuk Cegah Kerutan dan Flek Hitam, Mulai dari Rp30 Ribuan