Suara.com - Nama Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang mendadak menjadi perhatian publik. Pasalnya, kepala daerah yang baru dilantik pada Februari 2025 itu terseret operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Di tengah proses hukum yang masih berjalan, publik juga menyoroti besarnya total kekayaan Ade Kuswara.
Lantas berapa harta kekayaan Bupati Bekasi? Simak penjelasan berikut ini.
Harta Kekayaan Ade Kuswara
Di tengah proses OTT KPK, perhatian publik juga tertuju pada Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) milik Ade Kuswara Kunang.
Berdasarkan laporan yang disampaikan ke KPK pada 11 Agustus 2025, total kekayaannya tercatat sebesar Rp79.168.051.653.
Jumlah tersebut tergolong fantastis, mengingat Ade Kuswara baru menjabat sebagai bupati dalam hitungan bulan.
Porsi terbesar kekayaannya berasal dari aset tanah dan bangunan yang nilainya mencapai Rp76,25 miliar. Ini artinya, hampir seluruh harta Ade Kuswara terkonsentrasi pada sektor properti.
Dalam LHKPN-nya, Ade juga melaporkan kepemilikan alat transportasi dan mesin senilai Rp2,45 miliar. Daftar kendaraan yang tercantum menunjukkan kelas premium mulai dari Mitsubishi Pajero, Jeep Wrangler, sampai mobil sport Ford Mustang.
Namun yang cukup mencuri perhatian, jumlah kas dan setara kas yang dilaporkan sekitar Rp147,9 juta, ditambah harta bergerak lainnya senilai Rp43 juta.
Baca Juga: Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang Terjaring OTT KPK, Langsung Dibawa ke Gedung Merah Putih
Ade Kuswara juga tercatat tidak memiliki surat berharga, tidak mempunyai utang, dan tidak mencantumkan harta lainnya. Dengan demikian, total kekayaan bersihnya tetap berada di angka Rp79,16 miliar.
OTT KPK yang Jerat Ade Kuswara
OTT KPK tersebut berlangsung sejak Kamis hingga Jumat, 18–19 Desember 2025. KPK mengamankan total 10 orang dari sejumlah lokasi berbeda di Jakarta dan Bekasi. Hal ini dikonfirmasi langsung oleh Budi Prasetyo selaku Juru Bicara KPK.
"Benar, salah satunya adalah Bupati Bekasi," ujar Budi Prasetyo pada Kamis (18/12/2025).
Menurut KPK, Ade Kuswara saat ini masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik. Proses ini berlangsung hingga batas waktu 1 x 24 jam sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).
KPK akan menentukan status hukum seluruh pihak yang diamankan apakah ditetapkan sebagai tersangka atau dilepaskan.
Sehari sebelum kepastian penangkapan diumumkan, penyidik KPK telah lebih dulu melakukan penyegelan ruang kerja Bupati Bekasi di Kompleks Perkantoran Pemkab Bekasi, Cikarang Pusat. Tindakan ini memperkuat dugaan bahwa penindakan menyasar langsung pucuk pimpinan daerah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis