Perawatan kulit merupakan bagian penting dalam rutinitas kecantikan bagi banyak orang.
Namun, tidak semua orang menyadari bahwa cara aplikasi yang salah dapat berdampak negatif pada kesehatan kulit.
Salah satu masalah yang sering diabaikan adalah penggunaan teknik yang terlalu kasar dalam merawat kulit.
Dilansir dari channelnewsasia, membahas bagaimana perawatan kulit yang agresif dapat mempercepat penuaan dan merusak kesehatan kulit.
Mengapa Teknik Aplikasi Penting?
Banyak orang lebih fokus pada produk apa yang mereka gunakan daripada bagaimana cara mengaplikasikannya.
Penggunaan teknik yang terlalu agresif pada saat merawat kulit dapat menyebabkan kerusakan pada serat kolagen dan elastin, yang merupakan komponen utama yang menjaga kekencangan dan elastisitas kulit.
Stephanie Ho, seorang dermatologis, mengingatkan bahwa manipulasi kulit yang berulang dengan cara yang kasar dapat mengurangi tanda-tanda penuaan.
Dampak Negatif dari Metode Kasar
Baca Juga: 5 Kesalahan Pakai Retinol yang Malah Bikin Kulit Rusak
Menggunakan toner atau menggosok pembalap secara keras tidak hanya dapat menyebabkan kerusakan jangka pendek, tetapi juga memiliki efek jangka panjang.
Menurut Dr. Shirley Kwee, direktur medis Cambridge Medical Group, penggunaan tekanan berlebih secara berulang dapat menyebabkan kerusakan akumulatif seiring waktu.
"Anda mungkin tidak menyadari efek buruk ini dalam waktu singkat, tetapi cara penerapan yang terlalu keras dapat memberikan dampak negatif yang signifikan pada kulit Anda," ujarnya.
Kerusakan tersebut bisa muncul dalam bentuk kulit yang kendur, garis halus, dan kerutan. Area di sekitar mata, yang memiliki kulit lebih tipis dan sensitif, sangat rentan terhadap teknik aplikasi yang kasar.
Jika tidak dihadapi, masalah ini dapat berkembang menjadi lebih serius, termasuk peradangan dan iritasi pada kulit.
Faktor Penyebab Penuaan Kulit
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan