- Belajar bahasa Inggris sejak usia dini menjadi bekal penting bagi anak untuk membangun rasa percaya diri, kemampuan komunikasi, dan kesiapan menghadapi dunia global.
- Pendekatan belajar yang relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini juga membuat proses belajar terasa lebih menyenangkan dan berdampak jangka panjang.
- Komitmen tersebut tercermin melalui berbagai inovasi berkelanjutan yang dihadirkan oleh English 1 sepanjang tahun 2025.
Suara.com - Di tengah dunia yang semakin terkoneksi secara global, kemampuan berbahasa Inggris kini bukan lagi sekadar nilai tambah, melainkan bekal penting bagi anak sejak usia dini. Penguasaan bahasa asing membantu anak lebih percaya diri berkomunikasi, membuka wawasan lintas budaya, sekaligus mempersiapkan mereka menghadapi tantangan pendidikan dan karier di masa depan.
Kesadaran inilah yang juga dirasakan Tasya Kamila. Mantan penyanyi cilik yang kini berperan sebagai ibu itu kerap menyoroti pentingnya membangun fondasi pendidikan sejak dini, termasuk dalam hal penguasaan bahasa Inggris. Baginya, proses belajar anak tak hanya soal akademik, tetapi juga pengalaman yang menyenangkan dan relevan dengan kebutuhan keluarga masa kini.
Sejalan dengan semangat tersebut, English 1—jaringan sekolah bahasa Inggris yang sebelumnya dikenal sebagai EF Kids & Teens—menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dalam dunia pendidikan bahasa. Sepanjang 2025, English 1 menghadirkan berbagai terobosan yang tidak hanya berfokus pada kualitas pembelajaran, tetapi juga melibatkan peran orang tua sebagai bagian penting dari ekosistem belajar anak.
Momen penting ini dirayakan melalui acara “Leap to the Stars Gala Night” yang digelar di Jakarta, Jumat (19/12/2025). Acara tersebut menjadi ajang apresiasi sekaligus refleksi atas perjalanan transformasi English 1, yang kini hadir dengan identitas baru setelah lebih dari 30 tahun menemani anak-anak Indonesia belajar bahasa Inggris.
Sejumlah figur publik dan orang tua murid turut hadir, termasuk Tasya Kamila, yang berbagi perspektifnya sebagai ibu dalam mendampingi proses belajar anak.
President Director English 1, Matthew Kenley, menyampaikan bahwa tahun 2025 menjadi fase penting bagi perusahaan dalam memperkuat arah dan relevansi di tengah perubahan kebutuhan keluarga modern. Transformasi ini diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas serta pengalaman belajar yang semakin bermakna bagi anak.
Marketing Director English 1, Rhea Danaparamita, menjelaskan bahwa pendekatan ini lahir dari pemahaman akan pola interaksi baru orang tua Indonesia yang menghargai program jangka panjang, transparan, dan memberikan nilai nyata. Melalui English 1 Reward, orang tua diajak menjadi bagian dari perjalanan belajar anak dengan cara yang lebih menyenangkan dan apresiatif.
Dengan inovasi berkelanjutan dan pendekatan berbasis komunitas, English 1 optimistis dapat terus menjadi mitra terpercaya bagi orang tua dalam mempersiapkan masa depan anak-anak Indonesia—tidak hanya cakap berbahasa Inggris, tetapi juga siap tumbuh di era global.
Baca Juga: Festival of Twenties 2025 "Into the Unknown"
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung