Suara.com - Roti O tengah menjadi perbincangan warganet di media sosial. Hal ini berawal dari postingan sebuah video, memperlihatkan seorang nenek yang ingin membeli Roti O tetapi ditolak karena toko roti tersebut tidak menerima pembayaran tunai atau cash.
Pada video yang beredar luas di media sosial itu, terlihat seorang pria yang memprotes Roti O karena menolak pembayaran uang tunai dari sang nenek. Diketahui bahwa toko roti itu hanya menerima pembayaran menggunakan QRIS.
Hal ini tentu saja langsung menyedot perhatian warganet. Roti O pun menjadi sorotan.
Tidak sedikit yang mengkritik dan ikut merasa keberatan dengan kebijakan Roti O yang hanya menerima pembayaran melalui QRIS dan tidak menerima uang tunai.
Padahal masih banyak masyarakat, khususnya usia lanjut, yang mungkin masih awam dan tidak memiliki aplikasi QRIS.
Sorotan terhadap Roti O tidak berhenti sampai di sana. Beberapa warganet juga dibuat penasaran dengan sosok pemilik Roti O.
Standee Dude Harlino terlihat beberapa kali terpampang di depan Roti O, membuat netizen beranggapan bahwa ia adalah pemilik toko roti tersebut. Namun, benarkah demikian?
Bukan Dude Harlino, Lalu Siapa Pemilik Roti O?
Pemilik Roti O bukan Dude Harlino. Ia hanya berperan sebagai Brand Ambassador, sehingga tidak heran jika standee Dude Harlino kerap ditemui di depan toko Roti O karena ini merupakan bagian dari promosi.
Dude juga sering muncul di berbagai acara khusus Roti O untuk melayani langsung para pembeli sebagai duta promosi.
Baca Juga: Siapa Owner Bake n Grind? Diduga Bahayakan Pelanggan gegara Bikin Klaim Gluten Free Palsu
Roti O sendiri merupakan merek roti asli Indonesia yang didirikan oleh PT Sebastian Citra Indonesia pada tanggal 23 Mei 2012 lalu. Gerai pertama Roti O resmi dibuka di Stasiun Jakarta Kota.
Sejak saat itu, Roti O fokus membuka gerai-gerai di berbagai lokasi strategis dengan mobilitas tinggi, seperti bandara dan stasiun kereta api.
Strategi tersebut bertujuan untuk menjangkau berbagai kalangan konsumen yang sering berpergian. Roti O mengusung konsep gerai grab-and-go yang berfokus pada produk roti dan minuman pendamping yang bisa didapatkan dalam waktu cepat dengan harga yang relatif terjangkau.
Kata Bank Indonesia tentang Huru-hara Roti O
Bank Indonesia atau BI turut memberikan suara tentang isu yang sedang hangat-hangatnya diperbincangkan ini.
BI menegaskan bahwa Rupiah merupakan alat pembayaran yang sah dan tidak dapat ditolak di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Penegasan tersebut tertuang dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!