- Kabid Sospol BEM UI, Muhammad Hafidz Hernanda, diserang pelaku tak dikenal di Jalan Tebet Barat Dalam IX, Jaksel pada Minggu (4/10/2026) malam.
- Pelaku menendang motor korban hingga jatuh, menganiayanya, lalu merampas tas dan ponsel sebelum kabur dari lokasi kejadian yang sepi.
- Kepolisian sedang menjalankan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi serta menangkap pelaku penyerangan tersebut.
Suara.com - Lokasi dugaan penyerangan terhadap Kepala Bidang Sosial Politik BEM Universitas Indonesia, Muhammad Hafidz Hernanda, dikenal sebagai lintasan yang amat lengang saat larut malam.
Peristiwa teror jalanan tersebut berlangsung di Jalan Tebet Barat Dalam IX, Jakarta Selatan, pada Minggu (4/10/2026) sekitar pukul 23.30 WIB.
Pelaku menendang sepeda motor Hafidz hingga terjatuh, melancarkan penganiayaan, serta merampas ponsel dan tasnya sebelum melarikan diri.
Salah seorang warga menggambarkan situasi sekitar tempat kejadian perkara yang sudah sangat sepi dari hiruk-pikuk pengendara di setiap malam.
”Nggak ada orang. Sepanjang jalan ini biasanya nggak ada yang buka ini (pagar dan pintu toko),” jelas lelaki yang enggan menyebutkan identitasnya kepada awak media di lokasi, Selasa (6/10/2026).
Malam itu, terduga pelaku penyerangan Hafidz juga digambarkan datang dari arah berlawanan dengan arah pulang sang aktivis kampus.
”Kalau orang lawan arah kan satu orang doang, jarang yang lawan arah barengan,” lanjut sang warga.
Berdasar hasil pantauan dari lokasi, di siang hari pun memang terbilang sedikit kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Dalam rentang satu jam, jumlah mobil atau motor yang melewati titik lokasi tempat Hafidz diduga dianiaya masih terhitung jari.
Bekas goresan di aspal yang diduga hasil dari jatuhnya kendaraan pun masih terlihat jelas oleh mata telanjang buntut aktivitas jalanan yang tidak terlalu ramai.
”Paling kalau sore baru macet, jam pulang kerja,” celetuk warga yang sebelumnya sempat berkisah.
Hafidz di malam itu diklaim beruntung, karena masih ada warga sekitar yang beraktivitas di gerai makanan tak jauh dari lokasi kejadian.
Kepolisian bersama jajaran terkait kini mulai melakukan penyelidikan intensif guna mengidentifikasi terduga pelaku penyerangan.