Suara.com - Sepatu kulit nyaris selalu jadi tren yang tak pernah lekang oleh waktu. Jenis sepatu ini terus bermunculan dengan penyesuaian model, dengan salah satu market leader-nya, Dr. Martens.
Dr. Martens adalah sebuah brand tua yang terus bertahan dari berbagai perubahan pasar dan dinamika sosial. Selain memang memiliki kualitas yang premium, produknya juga selalu memiliki segmen pasar di setiap masa.
Tapi, harga sepatu boots kulit Dr. Martens bisa dibilang tidak murah untuk orang Indonesia. Kabar baiknya, sudah ada produk sepatu lokal yang juga memproduksi sepatu kulit yang premium. Kali ini, mari bahas sederet rekomendasi sepatu boots kulit lokal sekeran Dr. Martens yang bisa jadi alternatif masuk akal.
Adaptasi dan inovasi terus dilakukan sehingga terasa pas ketika digunakan di berbagai kesempatan. Membaca peluang ini, cukup banyak brand lokal yang kemudian memproduksi sepatu boots kulit dengan kualitas yang bersaing.
1. Onderhoud
Brand pertama ini masuk dalam kategori premium, dan menawarkan sepatu dengan kualitas produk yang tinggi. Rizky Afnan, pemilik dari brand ini, memberikan perhatian besar pada kualitas sepatu boots yang dihasilkan, memadukan bahan berkualitas dengan proses yang berfokus pada hasil akhir.
Produk yang dihasilkan brand ini cukup beragam, beberapa diantaranya adalah service boots, lineman boots, packer boots, engineer boots, hingga model apron-toe split-toe boots. Anda dapat mengajukan kustomisasi bahan yang dimiliki sehingga sesuai dengan selera.
Salah satu andalannya adalah SCV01 Boondocker Boots yang dapat dipesan melalui akun instagram resminya pada @onderhoud.handmade. Harga produknya mulai dari Rp3,700,000-an per pasang.
2. Briselblack
Brand ini awalnya dikenal di pasar dan komunitas sepatu boots dengan nama Benzein, dan memiliki basis produksi di Bandung. Beberapa model tanpa talinya seperti Chelsea, Jodhpur, dan Engineer, menarik perhatian dan memberikan kesan keren saat digunakan.
Ketika digunakan sepatu kulit ini berpadu dengan sempurna pada look yang Anda inginkan. Karena kualitasnya yang tinggi, tak sedikit yang menduga brand ini berasal dari Eropa atau Amerika.
Baca Juga: 5 Sepatu Lokal Kembaran Converse, Desain Timeless Bisa Dipakai Anak Sekolah
Briselblack memberikan keleluasaan untuk kustomisasi desain yang tidak tersedia pada katalog yang ditawarkan. Untuk harganya, produk Briselblack bisa diperoleh mulai dari Rp9,000,000-an.
3. Sagara Bootmaker
Sagara menjadi rekomendasi berikutnya untuk produk sepatu boots kulit yang dapat menjadi alternatif dari Dr. Martens. Produknya sangat beragam dengan kualitas yang tidak main-main, sehingga cocok untuk berbagai keperluan.
Anda dapat melakukan kustomisasi pada setiap bagian sepatu, namun mereka juga menyediakan model-model sepatu ready stock yang dipasarkan melalui website resmi, akun Instagram, hingga email.
Beberapa produk populernya antara lain adalah Cordmaster Monkey Boots, Service Boots, dan Trailmaster yang merupakan sepatu hiking. Harganya bisa didapatkan mulai dari Rp3,900,000-an.
4. Txture
Rekomendasi berikutnya sebagai alternatif dari Dr. Martens adalah Txture. Brand ini juga memiliki banyak lineup produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan Anda, tentu dengan kualitas premium yang menjamin setiap produknya.
Anda dapat melakukan kustomisasi pada pemilihan jenis kulit, model sepatu, dan berbagai variabel lain, semata untuk mendapatkan produk berkualitas dengan desain yang Anda inginkan. Produknya terbukti versatile karena dapat digunakan pada kesempatan kasual atau formal.
Berita Terkait
-
4 Sepatu Lokal Mirip Samba yang Stylish dan Terjangkau Mulai Rp200 Ribuan
-
5 Sepatu Lokal Senyaman Skechers, Tanpa Tali untuk Jalan Kaki Lansia
-
4 Sepatu Lokal untuk Futsal dan Minisoccer yang Lebih Murah dari Adidas
-
5 Sepatu Lokal Kembaran Converse, Desain Timeless Bisa Dipakai Anak Sekolah
-
5 Sepatu Lokal Mirip Loro Piana Versi Lebih Murah untuk Gaya Old Money
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak
-
Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali