Suara.com - Banyak orang mengira sepatu padel dan sepatu tenis itu sama karena bentuknya terlihat mirip, padahal fungsi dan desain keduanya dibuat untuk kebutuhan lapangan dan gerakan yang berbeda.
Mengetahui perbedaan sepatu padel dan tenis sangat penting dan berpengaruh langsung pada kenyamanan serta keamanan saat bermain.
Kesalahan memilih sepatu bisa membuat pergerakan terasa kurang stabil, cepat lelah, bahkan meningkatkan risiko cedera.
Nah, sebelum memutuskan membeli atau memakai sepatu tertentu, ada baiknya memahami dulu perbedaan sepatu padel dan sepatu tenis. Berikut ulasannya.
1. Sol Sepatu
Perbedaan paling mudah terlihat ada pada bagian sol sepatu. Sepatu padel biasanya menggunakan sol dengan pola zig-zag atau herringbone.
Pola ini dibuat khusus agar sepatu bisa mencengkeram lapangan padel yang berpasir dan agak licin. Dengan grip yang baik, pemain bisa bergerak lebih stabil, berhenti mendadak, dan berputar tanpa takut terpeleset.
Sementara itu, sepatu tenis memiliki sol yang disesuaikan dengan jenis lapangan tenis, seperti lapangan keras, tanah liat, atau rumput.
Secara umum, sol sepatu tenis dibuat lebih kuat dan kaku agar tahan terhadap gesekan yang cukup berat di lapangan tenis.
2. Fleksibilitas
Sepatu padel dan sepatu tenis juga berbeda dari segi kelenturannya. Sepatu padel cenderung lebih fleksibel karena permainan padel menuntut banyak gerakan cepat dan perubahan arah yang sering.
Baca Juga: Intip Perbedaan Avanza 2014 vs 2015, Mana yang Lebih Worth It?
Kelenturan sepatu membantu kaki bergerak lebih bebas dan mengurangi risiko cedera saat berpindah arah secara tiba-tiba.
Sebaliknya, sepatu tenis biasanya lebih kaku. Kekakuan ini diperlukan untuk menopang gerakan menyamping yang kuat dan langkah panjang yang sering dilakukan pemain tenis saat mengejar bola.
3. Bantalan dan Perlindungan Kaki
Soal kenyamanan, bantalan sepatu juga menjadi pembeda. Sepatu padel umumnya dilengkapi bantalan ekstra, terutama di bagian tumit.
Bantalan ini berfungsi untuk meredam benturan saat pemain melompat, melakukan smash, atau bergerak cepat. Hasilnya, kaki terasa lebih nyaman dan tidak cepat pegal.
Sementara itu, sepatu tenis lebih fokus pada stabilitas kaki dan pergelangan. Sepatu ini dirancang untuk menjaga posisi kaki tetap kuat dan seimbang saat melakukan gerakan lateral dan langkah eksplosif.
4. Desain Sesuai Gaya Permainan
Permainan padel dan tenis memiliki karakter yang berbeda, dan hal ini memengaruhi desain sepatunya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
5 Rekomendasi Sandal Empuk untuk Kesehatan Lansia, Harga Mulai Rp20 Ribuan
-
7 Vitamin Wajib untuk Lansia, Atasi Badan Lemas Tubuh Auto Bertenaga
-
5 Rekomendasi Parfum Mobil Terbaik yang Tidak Bikin Pusing dan Mual
-
5 Rekomendasi Sepatu Safety Krisbow Terbaik untuk Kerja, Aman dan Nyaman
-
Skincare Apa Saja yang Sebaiknya Dipakai di Usia 50-an? Simak Anjuran Dokter Kulit
-
5 Sepatu Velcro Lokal Tanpa Tali, Solusi Anti Repot Buat Orang Tua
-
5 Sabun Cuci Muka Pilihan Paling Aman untuk Lansia, Ampuh Rawat Kulit Menipis
-
5 Parfum Murah Pria Tahan Lama Mirip Bleu de Chanel, Mulai Rp200 Ribuan
-
Begini Cara Warga Kertabumi Ubah Plastik Bekas Jadi Penghasilan Jutaan
-
5 Lip Balm Rp50 Ribuan untuk Lembapkan Bibir Kering dan Keriput di Usia 50 Tahun