-
- Generasi muda dan digital native menuntut layanan ritel yang praktis, personal, dan relevan dengan keseharian, bukan sekadar berbasis promosi.
- Loyalitas pelanggan kini dibentuk oleh pengalaman dan kehadiran brand di ruang digital, bukan hanya faktor harga dan lokasi.
- Lawson Indonesia merespons perubahan tersebut dengan menghadirkan platform keanggotaan digital untuk memperkuat interaksi dan layanan yang lebih terintegrasi.
Suara.com - Di tengah gaya hidup generasi muda yang semakin cepat dan lekat dengan teknologi digital, pelaku ritel dituntut untuk beradaptasi agar tetap relevan.
Generasi yang tumbuh bersama gawai dan aplikasi cenderung menginginkan layanan yang praktis, personal, dan memberi manfaat nyata dalam keseharian, bukan sekadar promosi satu arah. Pendekatan yang terlalu transaksional kerap menyulitkan brand membangun kedekatan jangka panjang dengan kelompok ini.
Perubahan tersebut turut menggeser cara loyalitas terbentuk. Harga dan lokasi tidak lagi menjadi satu-satunya penentu, melainkan bagaimana sebuah brand mampu hadir di ruang digital, memahami kebiasaan pelanggan, serta mengikuti ritme hidup digital native.
Tantangan ritel saat ini adalah menciptakan pengalaman yang relevan dan mudah diakses, tanpa kehilangan kesederhanaan yang dibutuhkan generasi muda.
Merespons dinamika tersebut, Lawson Indonesia meluncurkan sebuah platform keanggotaan digital sebagai bagian dari penguatan layanan berbasis teknologi bernama MY LAWSON. Platform ini dirancang untuk menyatukan berbagai program loyalitas dan interaksi pelanggan dalam satu ekosistem, seiring dengan perubahan pola konsumsi yang kian mengandalkan kanal digital.
“Melalui platform ini, kami ingin menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih personal dan relevan dengan keseharian pelanggan, terutama generasi muda yang aktif dan terbiasa dengan layanan digital,” ujar Firly Firlandi, Corporate Communication Manager Lawson Indonesia.
Ia menambahkan, pendekatan digital memungkinkan perusahaan menjangkau pelanggan secara lebih dekat dan memahami kebutuhan mereka secara berkelanjutan. Meski menyasar generasi muda, layanan ini tetap terbuka bagi seluruh pelanggan dari berbagai kelompok usia yang ingin menikmati kemudahan dan pengalaman berbelanja yang lebih terintegrasi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
Terkini
-
Daftar Wilayah DIY yang Berpotensi Diguyur Hujan Petir hingga Pukul 15.00 WIB Hari Ini
-
5 Hair Tonic untuk Menumbuhkan Rambut, Ampuh Atasi Kerontokan dan Kebotakan
-
4 Sepatu Sneakers Wanita Mulai Rp100 Ribuan, Empuk dan Anti Lecet Dipakai Jalan
-
Kenapa Korban Grooming Seperti Aurelie Moeremans Cenderung Diam? Waspadai Ciri-cirinya!
-
5 Moisturizer Terbaik Harga Pelajar untuk Mencerahkan Wajah, Mulai Rp20 Ribuan
-
Alasan Aurelie Moeremans Terbitkan Buku Broken Strings secara Gratis
-
5 Cat Rambut untuk Menutupi Uban: Hasil Natural, Penampilan Lebih Muda
-
Belajar dari Kisah Aurelie Moeremans, Apa Itu Child Grooming dan Bahayanya Pada Anak?
-
5 Sampo Jepang untuk Atasi Rambut Rontok dan Uban Usia 40 Tahun ke Atas
-
5 Rekomendasi Promo Alat Elektronik di Opening Hartono Pakuwon Mall Jogja, Diskon hingga 80 Persen!