Suara.com - Perlindungan terhadap data digital menjadi prioritas utama bagi Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Untuk menangkal ancaman akses ilegal, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), baik PNS maupun PPPK, kini diwajibkan mengaktifkan fitur Multi-Factor Authentication (MFA) pada portal MyASN Digital.
Langkah ini menerapkan sistem keamanan berlapis. Selain kata sandi standar, ASN kini membutuhkan kode verifikasi dinamis (real-time) yang hanya tersedia melalui perangkat ponsel pribadi mereka.
Dengan satu akun yang terlindungi MFA, ASN dapat mengakses berbagai layanan terintegrasi seperti e-Kinerja dan SIASN secara lebih praktis tanpa perlu banyak mengingat kata sandi yang berbeda.
Aktivasi Mandiri MFA MyASN
Agar urusan administrasi, pangkat, hingga gaji tidak terhambat, segera lakukan sinkronisasi akun dengan mengikuti prosedur berikut:
1. Instalasi Aplikasi Pendukung Unduh aplikasi "Google Authenticator" secara gratis melalui App Store (iOS) atau Google Play Store (Android) pada ponsel Anda.
2. Akses Portal Resmi Buka situs https://asndigital.bkn.go.id. Masukkan Nomor Induk Pegawai (NIP) dan kata sandi MyASN lama Anda. Pada percobaan masuk pertama ini, kosongkan kolom OTP dan klik login.
3. Pembaruan Kata Sandi Biasanya, sistem akan mengarahkan Anda untuk mengganti kata sandi. Buatlah sandi baru yang kuat (minimal 12 karakter kombinasi huruf kapital, kecil, angka, dan simbol), lalu masuk kembali menggunakan sandi terbaru tersebut.
Baca Juga: Solusi Masalah e-Kinerja BKN 2026: Data Tidak Sinkron, Gagal Login, hingga SKP Guru
4. Sinkronisasi dengan Ponsel (Scan QR Code) Setelah berhasil masuk, pilih opsi "Aktifkan MFA (OTP)". Layar komputer akan menampilkan kode QR unik. Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel, tekan ikon (+), pilih "Scan a QR code", dan arahkan kamera ke layar komputer.
5. Verifikasi dan Penamaan Perangkat Masukkan 6 digit angka yang muncul di Google Authenticator ke kolom yang tersedia di portal. Jangan lupa isi "Device name" (misal: HP Pribadi) untuk mempermudah identifikasi perangkat Anda, kemudian klik Submit.
Cara Login Menggunakan Keamanan Baru
Setelah fitur ini aktif, rutinitas login Anda akan sedikit berubah demi keamanan:
Kunjungi laman MyASN Digital dan masukkan NIP serta kata sandi.
Buka aplikasi Google Authenticator di ponsel untuk mendapatkan kode OTP terbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari APBD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak
-
Mendagri dan Menteri PKP Bakal Revisi Definisi MBR Serta Menghapus Hambatan Domisili
-
Konsentrasi Karbon Dioksida di Atmosfer embali Cetak Rekor: Apa Artinya bagi Indonesia?
-
Kasus Suap Impor Bea Cukai Masuk Tahap Penuntutan, Tiga Pejabat Segera Disidang
-
Iran dan AS Sepakat Damai, Komisi I DPR RI: Israel Jangan Jadi Provokator!
-
PDIP Bongkar Taktik PSI: Bajak Kader demi Besar Instan, Urusan Jokowi Selesai!
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat, Pengusaha Kapal Masih Takut Kena Rudal Iran
-
Alasan Tamu Negara Selalu Diajak Berkeliling Istiqlal dan Katedral
-
Donald Trump Kemungkinan Rilis Isi Perjanjian Perdamaian AS - Iran Akhir Pekan Ini
-
Bos Maktour Fuad Hasan Mangkir Lagi di Kasus Haji, KPK: Mana Bukti Medis Kalau Sedang Sakit?