- Kertabumi Recycling Center di Tangerang Selatan mengolah sampah anorganik menjadi produk bernilai melalui kolaborasi teknologi dan warga.
- Kolaborasi dengan Cermati Fintech Group menyediakan mesin pengolah sampah, sementara warga terlibat aktif membuat kerajinan tangan.
- Hasil penjualan produk daur ulang diputar kembali untuk mendukung operasional dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi warga setempat.
“Fokus kami bukan sekadar pada mesin pengolah sampah, melainkan pada peningkatan pemberdayaan masyarakatnya," tuturnya.
Melalui dukungan ini, kata dia, pihaknya berharap warga sekitar Kertabumi Recycling Center dapat mengasah potensi ekonomi kreatif mereka, sehingga sampah yang dikelola mampu memberikan manfaat nilai tambah finansial serta dapat melihat peluang usaha yang dapat tumbuh dari proses daur ulang untuk terciptanya kesejahteraan masyarakat.
Lebih menarik lagi, seluruh hasil penjualan kerajinan diputar kembali untuk mendukung operasional dan kesejahteraan warga Kertabumi. Dengan begitu, roda ekonomi sirkular tidak berhenti pada satu transaksi, melainkan terus bergerak dan memberi dampak berkelanjutan.
Di Kertabumi, sampah bukan lagi simbol akhir dari konsumsi, melainkan titik awal dari kreativitas, kemandirian, dan masa depan yang lebih bersih. Sebuah bukti bahwa ketika lingkungan dan kerajinan tangan bertemu, yang lahir bukan hanya produk, tetapi juga harapan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
Terkini
-
7 Sepeda Tangguh Tahan Banting, Sanggup Angkut Beban Hingga 150 Kg
-
Pilih yang Sesuai Kebutuhan, Ini Perbandingan Manfaat Asuransi All Risk vs TLO
-
Parfum HMNS Apa yang Wangi Tahan Lama? Cek 6 Rekomendasi Terbaiknya
-
5 Rekomendasi Moisturizer dari Brand Lokal untuk Mencerahkan Kulit
-
Physical vs Chemical Sunscreen, Mana yang Lebih Aman untuk Bumil? Cek 5 Rekomendasinya
-
Alasan Pelecehan Digital Mahasiswa FH UI Disebut Kekerasan Seksual
-
Kemenkes Rilis Aturan Label Gizi, Minuman Kekinian Kini Punya Rapor dari A Hingga D
-
Mengenal Rape Culture Pyramid, Jangan seperti 16 Mahasiswa FH UI Pelaku Pelecehan Seksual
-
6 Tips Parfum Tahan Lama di Baju, Wangi Tidak Mudah Hilang dan Lebih Awet
-
Menularkan Kepedulian dari Pinggiran Ciliwung: Cara River Ranger Ubah Cara Pandang Terhadap Sungai