Suara.com - Bagi sebagian umat Muslim, Ramadan menyisakan satu kewajiban penting yang tak boleh terlupakan yaitu utang puasa.
Entah karena sakit, hamil, menyusui, atau kondisi tertentu lainnya, tidak semua orang dapat menunaikan puasa secara penuh.
Sekarang, Ramadan 2026 tinggal menghitung hari. Ini merupakan momen-momen terakhir untuk membayar utang puasa Ramadan 2025 kemarin.
Pertanyaannya, kapan terakhir harus membayar utang puasa Ramadan 2025 agar tidak menimbulkan kewajiban tambahan?
Apa Itu Utang Puasa Ramadan?
Utang puasa adalah kewajiban mengganti puasa Ramadan yang ditinggalkan dengan puasa qadha di hari lain.
Kewajiban ini berlaku bagi Muslim yang meninggalkan puasa karena alasan syar’i, seperti sakit, bepergian jauh (safar), haid, nifas, hamil, atau menyusui.
Allah SWT berfirman bahwa puasa yang ditinggalkan dapat diganti di hari lain sesuai jumlah yang ditinggalkan, sebagai bentuk keringanan sekaligus tanggung jawab ibadah.
Kapan Batas Waktu Membayar Utang Puasa Ramadan 2025?
Secara umum, batas terakhir membayar utang puasa Ramadan 2025 adalah sebelum datangnya Ramadan berikutnya, yaitu Ramadan 2026.
Artinya, selama masih dalam rentang waktu setelah Idulfitri 2025 hingga sebelum masuk Ramadan 2026, seorang Muslim masih memiliki kesempatan untuk meng-qadha puasanya.
Baca Juga: Ramadan 2026 Tinggal Berapa Hari Lagi? Cek Hitung Mundurnya di Sini
Berdasarkan perkiraan kalender Hijriah dan keputusan Kemenag RI:
- Ramadan 2026 diperkirakan dimulai sekitar 18–19 Februari 2026. Itu artinya secara praktis batas akhir mengganti utang puasa Ramadan 2025 adalah sekitar pertengahan Februari 2026.
Ulama banyak yang menyebutkan waktu terbaik dan aman untuk menyelesaikan utang puasa adalah sebelum bulan Sya'ban 1447 H.
Karena Sya'ban adalah bulan terakhir sebelum Ramadan tiba dan memberi kesempatan lebih aman untuk menyelesaikan qadha.
Pada kalender Hijriah 1447 H, 1 Sya’ban diperkirakan jatuh pada sekitar 20 Januari 2026.
Para ulama sepakat bahwa menyegerakan qadha puasa lebih utama, agar tidak lupa, tidak menumpuk, dan terhindar dari kelalaian.
Meski demikian, Islam tetap memberikan kelonggaran selama belum memasuki Ramadan berikutnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
Kenduri Kurban di Pidie Jaya, Tradisi yang Sembuhkan Duka Penyintas Banjir
-
Cushion Korea Apa Saja yang Bagus? Ini 4 Pilihan dengan Review Nyaris Sempurna di Shopee
-
Lipstik Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 3 Pilihan yang Melembabkan Bibir Awet Seharian
-
Indonesia Open 2026 Jadi Pesta Rakyat Bulu Tangkis, Bisa Nikmati Sportainment hingga Test Drive EV
-
4 Sepatu Wanita Casual dari Brand Lokal, Nyaman di Kaki dan Enak Dipandang
-
4 Sunscreen untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat Paling Populer di Indonesia
-
Belajar Langsung di Hutan Mangrove, Cara KLH Kenalkan Keanekaragaman Hayati ke Generasi Muda
-
Profil Bupati Pandeglang: Lantik Tersangka Pidana Tabrakan Maut Jadi Staf Ahli Hukum
-
4 Lipstik di Minimarket Terdekat yang Mudah Ditemukan, Harga Mulai Rp15 Ribuan
-
Menjaga Tradisi Sangjit, Sangjit by Sinar Wijaya Hadir dengan Layanan Terintegrasi