Suara.com - Kabar gembira untuk pencinta film horor 28 Years Later yang tayang perdana pada tahun 2002 silam. Film sekuel yang mengangkat tema dunia pasca-apokaliptik yang mencekam ini sangat dinantikan dan akan segera hadir di layar lebar.
28 Years Later: The Bone Temple siap menjadi babak penting dalam saga virus Rage yang mematikan, dengan janji narasi yang lebih dalam dan ketegangan yang meningkat. Tidak hanya akan memperluas alam semesta yang sudah dikenal, film ini juga memperkenalkan elemen-elemen baru yang akan menguji batas-batas kemanusiaan.
Penasaran dengan sinopsis 28 Years Later: The Bone Temple?
Sinopsis 28 Years Later: The Bone Temple
The Bone Temple melanjutkan narasi yang dimulai dalam film 28 Years Later (2025). Film ini akan membawa penonton lebih jauh ke dalam dunia yang hancur akibat penyebaran virus Rage.
Sekuel ini akan berfokus pada konflik antara Dr. Ian Kelson dan gerombolan yang dipimpin oleh Jimmy Crystal. Dari trailer, terlihat Jimmy masuk ke dalam Bone Temple.
Kisah utama The Bone Temple akan berpusat pada Spike (Alfie Williams), yang sebelumnya memulai misi berbahaya. Ia mencari obat bagi ibunya yang sakit di daratan Inggris yang terinfeksi.
Dalam The Bone Temple, Spike akan ditemani oleh Dr. Ian Kelson (Ralph Fiennes). Dokter eksentrik ini membangun sebuah kuil mengerikan dari tulang-tulang manusia.
Kuil tulang ini, yang menjadi asal nama film 28 Years Later: The Bone Temple, adalah struktur yang sangat mengganggu. Kuil ini terdiri dari tumpukan tengkorak pusat yang dikelilingi oleh menara-menara dari berbagai tulang manusia.
Baca Juga: Sinopsis Balas Budi: Aliansi Para Wanita Korban Penipuan Yoshi Sudarso
Ancaman pun memuncak saat Spike harus berhadapan dengan sekte ekstremis yang dipimpin oleh Sir Jimmy Crystal. Sekte tersebut memuja Bone Temple sebagai objek penyembahan dan menjadikannya dasar ideologi mereka di tengah dunia yang telah runtuh.
Sekte ini memiliki citra yang terinspirasi dari tokoh media kontroversial, dan akan menjadi antagonis utama dalam The Bone Temple.
Selain itu, film ini juga akan menampilkan kembalinya Jim (Cillian Murphy), karakter utama dari 28 Years Later yang asli. Ia akan memiliki peran yang signifikan dalam The Bone Temple.
Film ini akan mengeksplorasi tema-tema kekerasan versus kemanusiaan, evolusi virus Rage, dan perilaku kultus di tengah keputusasaan pasca-apokaliptik.
The Bone Temple juga akan menyelami lebih dalam tentang Samson (Chi Lewis-Parry), Alpha Infected yang kuat dan cerdas, serta perannya dalam evolusi virus dan struktur sosial para Infected.
Plot The Bone Temple akan berfokus pada kelanjutan peristiwa dari 28 Years Later, dengan detail yang masih dirahasiakan, namun menjanjikan kelanjutan yang intens dan penuh pertanyaan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- 7 HP Samsung Seri A yang Sudah Kamera OIS, Video Lebih Stabil
Pilihan
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
-
Bukan Merger, Willy Aditya Ungkap Rencana NasDem-Gerindra Bentuk 'Political Block'
-
Habis Kesabaran, Rossa Ancam Lapor Polisi Difitnah Korban Operasi Plastik Gagal
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
Terkini
-
Masih Bolak-balik Bisnis ke Indonesia, Segini Kekayaan Shin Tae-yong
-
3 Jenis Kanker yang Paling Banyak Menyerang Anak Muda di Singapura
-
Lirik Lagu Erika oleh OSD HMT ITB yang Berisi Pelecehan Seksual
-
7 Rekomendasi Parfum Heaven Scent Best Seller, Wangi Mewah Tak Harus Mahal!
-
Penemuan Fosil Kupu-Kupu Berusia 34 Juta Tahun di Prancis, Kondisi Masih Utuh
-
5 Sepeda Lipat Ukuran 20 yang Nyaman dan Praktis, Mulai Rp800 Ribuan
-
Kontroversi Dikidoy, Akun yang Live TikTok Sidang Pelecehan Seksual Mahasiswa FH UI
-
Apa itu Objektifikasi Perempuan? Berkaca pada Kasus Pelecehan Seksual 16 Mahasiswa FH UI
-
Apa Beda Whistleblower dan Justice Collaborator di Kasus Pelecehan FH UI?
-
Kreatif Saja Tak Cukup, UMK Kuliner Perlu Bimtek untuk Tembus Pasar Lebih Luas