Lifestyle / Male
Rabu, 14 Januari 2026 | 14:43 WIB
Kak Seto (instagram/kaksetosahabatanak)

Suara.com - Nama Kak Seto ramai jadi perbincangan karena dikaitkan dengan isu child grooming yang mencuat usai terbitnya buku memoar "Broken Strings" karya aktris Aurelie Moeremans.

Di media sosial, khususnya X (Twitter), warganet mempertanyakan peran lembaga perlindungan anak pada masa lalu, dan di titik itulah nama Kak Seto ikut terseret dalam diskusi publik.

Pertanyaan yang kemudian muncul bukan hanya soal sikap, tapi juga soal kapasitas, siapa sebenarnya Kak Seto? Apa latar belakang pendidikannya? Dan sejauh apa perannya dalam dunia perlindungan anak di Indonesia?

Artikel ini akan mengulas profil lengkap Kak Seto, mulai dari latar belakang pendidikan, perjalanan karier, hingga konteks mengapa namanya dikaitkan dengan isu Aurelie Moeremans.

Siapa Kak Seto? Figur Psikolog Anak yang Melekat di Ingatan Publik

Kak Seto (Instagram/kaksetosahabatanak)

Kak Seto memiliki nama lengkap Seto Mulyadi, lahir di Klaten, Jawa Tengah, 28 Agustus 1951. Ia dikenal luas sebagai psikolog anak, pendidik, sekaligus aktivis perlindungan anak yang telah berkecimpung selama puluhan tahun.

Bagi generasi 1980–1990-an, sosok Kak Seto identik dengan figur "sahabat anak" yang sering tampil di televisi, mengampanyekan pola asuh ramah anak, serta memperjuangkan hak-hak anak melalui berbagai platform edukasi dan sosial.

Kak Seto Lulusan Apa? Ini Latar Belakang Pendidikannya

Seto Mulyadi atau Kak Seto. [Suara.com/Adiyoga Priyambodo]

Pertanyaan "Kak Seto lulusan apa?" menjadi salah satu yang paling sering muncul di tengah polemik ini.

Secara akademik, Kak Seto memiliki latar belakang pendidikan yang kuat dan relevan di bidang psikologi. Berikut latar belakang pendidikannya:

  • Sarjana Psikologi (S1) – Fakultas Psikologi, Universitas Indonesia
  • Magister Psikologi (S2) – Universitas Indonesia
  • Doktor Psikologi (S3) – Universitas Indonesia

Selain itu, Kak Seto juga menyandang gelar Profesor/Guru Besar Ilmu Psikologi, dan tercatat pernah mengajar di berbagai institusi pendidikan tinggi, termasuk Universitas Gunadarma.

Baca Juga: Rekam Jejak Kak Seto yang Ikut Terseret Isu Child Grooming Aurelie Moeremans

Riwayat akademik ini menegaskan bahwa kiprah Kak Seto di bidang psikologi anak tidak berdiri di atas popularitas semata, melainkan berbasis pendidikan formal dan pengalaman panjang.

Rekam Jejak di Dunia Perlindungan Anak

Selain sebagai akademisi dan praktisi psikologi, Kak Seto dikenal aktif dalam lembaga dan gerakan perlindungan anak, antara lain:

  • Ketua Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI)
  • Pernah terlibat dalam Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA)
  • Pendiri Homeschooling Kak Seto, model pendidikan alternatif berbasis kebutuhan anak
  • Aktivis kampanye anti-kekerasan dan kesejahteraan anak

Selama bertahun-tahun, Kak Seto juga kerap diminta pendapatnya dalam kasus-kasus yang melibatkan anak, baik oleh media maupun institusi negara.

Mengapa Nama Kak Seto Dikaitkan dengan Isu Aurelie Moeremans?

Isu ini mencuat setelah Aurelie Moeremans mengungkap pengalaman traumatis masa lalunya terkait dugaan child grooming dalam buku "Broken Strings".

Publik kemudian menyoroti bagaimana lembaga perlindungan anak merespons laporan serupa di masa lalu.

Dalam konteks tersebut, nama Kak Seto disebut karena:

Load More