- Bridestory meluncurkan tema pernikahan 2026 bernama Petal Dreamscapes, mengusung estetika romantis organik dengan warna Charming Champagne.
- Survei 5.000 calon pengantin menunjukkan mayoritas memilih ballroom hotel dan membutuhkan waktu persiapan lebih dari 12 bulan.
- Mayoritas responden menggunakan jasa *wedding planner* dan mengandalkan platform digital untuk perencanaan, seperti *website* dan RSVP daring.
Suara.com - Industri pernikahan terus berevolusi mengikuti perubahan gaya hidup, selera visual, dan cara generasi muda merayakan cinta.
Menyambut tahun 2026, Bridestory resmi memperkenalkan Petal Dreamscapes sebagai tema tren pernikahan terbaru yang dirancang untuk menginspirasi para calon pengantin dalam mewujudkan perayaan yang personal, emosional, dan penuh makna.
Petal Dreamscapes merupakan eksplorasi estetika romantis dan organik dengan sentuhan dreamy yang kuat. Tema ini menghadirkan interpretasi baru dari keindahan bunga, tidak sekadar dekoratif, tetapi artistik, imajinatif, dan sarat emosi.
Hal ini menciptakan suasana pernikahan yang terasa seperti berada di dalam dunia mimpi yang dipenuhi kelopak dan romantisme yang lembut.
Secara visual, Petal Dreamscapes menggabungkan kelembutan elemen floral dengan pendekatan modern. Palet warna muted dan powdery berpadu dengan tekstur metalik serta komposisi dekorasi yang tidak konvensional.
Setiap detail dirancang untuk menghadirkan pengalaman visual yang atmosferik, seolah seluruh elemen pernikahan mengalir lembut mengikuti gerak kelopak bunga yang tertiup angin.
Untuk melengkapi tema ini, Bridestory juga memperkenalkan warna pernikahan 2026 bertajuk Charming Champagne. Rona keemasan hangat dengan sentuhan putih gading ini memancarkan kesan elegan, hangat, dan timeless, sekaligus tetap modern dan mewah tanpa terasa berlebihan.
Charming Champagne merepresentasikan kematangan cinta, keintiman, serta kilau kebahagiaan yang halus, selaras dengan karakter dreamy dari Petal Dreamscapes.
Dalam implementasinya, Petal Dreamscapes memberi ruang luas bagi calon pengantin untuk menuangkan inspirasi ke berbagai elemen pernikahan.
Baca Juga: Terpopuler: Pernikahan Kak Seto Mendadak Disorot, Daftar Shio Paling Hoki 16 Januari 2026
Mulai dari buket pengantin bernuansa transparan dengan kilau perak yang menciptakan refleksi cahaya dinamis, dekorasi dramatis dengan kedalaman visual yang memikat melalui sentuhan old-world romance, hingga gaun pengantin bergaya minimalis modern dengan siluet arsitektural yang tegas namun tetap mempertahankan esensi feminin yang lembut.
Tak hanya itu, konsep ini juga tercermin melalui kue pengantin non-konvensional dengan bentuk geometris dan abstrak yang artistik, serta aksesori dengan gradasi warna puitis yang memperkuat kesan ethereal dan personal.
Data Wedding Survey: Potret Pernikahan Generasi 2026
Tak hanya menghadirkan tren visual, Bridestory juga merilis Wedding Survey Report yang dikumpulkan melalui survei kepada 5.000 calon pengantin di akhir 2025. Responden terdiri dari 58,7% perempuan dan 41,3% laki-laki, dengan mayoritas berusia 25–30 tahun.
Hasil survei menunjukkan bahwa 40,9% responden berencana menikah di kuartal 4 tahun 2026, dengan November sebagai bulan terpopuler. Sementara itu, 21,8% responden memilih kuartal 3 tahun 2026 sebagai waktu pernikahan mereka.
Dalam merancang pernikahan impian, 92,5% responden masih menggunakan jasa wedding planner dan organizer, menandakan tingginya kebutuhan akan bantuan profesional untuk mengelola konsultasi, koordinasi vendor, manajemen anggaran, hingga penyusunan jadwal.
Digitalisasi juga semakin menguat dalam industri pernikahan. Sebanyak 56% responden membuat wedding website, sementara 91% menggunakan undangan dan buku tamu digital untuk mempermudah pengelolaan tamu.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bridestory menghadirkan SayYes RSVP, platform komprehensif yang memungkinkan calon pengantin merancang narasi pernikahan secara personal sejak awal.
Mulai dari kurasi template, layanan desain custom, galeri foto dan video terintegrasi, hingga sistem RSVP real-time, seating management, dan QR check-in, semua dapat diakses melalui satu tautan eksklusif.
Preferensi Venue, Tamu, dan Anggaran Pernikahan
Dari sisi venue, ballroom hotel masih menjadi pilihan utama dengan persentase 48,6% karena menawarkan kesan mewah dan kapasitas besar.
Gedung atau aula serbaguna dipilih oleh 30% responden, sementara area outdoor seperti taman atau pantai dipilih oleh 10% responden, mencerminkan meningkatnya minat terhadap pernikahan yang lebih santai dan intim.
Durasi persiapan pernikahan juga menjadi faktor krusial. Sebanyak 44,1% pasangan membutuhkan waktu lebih dari 12 bulan untuk mempersiapkan pernikahan, sementara 30,3% mempersiapkannya dalam kurun waktu 9–12 bulan.
Untuk jumlah tamu, mayoritas responden (42%) memilih mengundang 101–300 tamu, disusul 301–500 tamu (31,2%). Sementara itu, 3,5% responden memilih micro wedding dengan jumlah tamu di bawah 50 orang.
Dari sisi anggaran, mayoritas calon pengantin menyiapkan budget Rp250–500 juta (39,9%), disusul Rp500 juta–Rp1 miliar (24,7%), dan maksimal Rp250 juta (22,3%).
Bridestory Dorong Industri Pernikahan Lebih Relevan dan Personal
Dalam memilih vendor, portofolio dan harga menjadi faktor utama. Vendor dengan pricelist yang transparan, konsep yang variatif, serta kehadiran digital yang kuat dinilai lebih menarik bagi calon pengantin.
Tak heran jika sebagian besar responden masih mengandalkan platform Bridestory sebagai sumber utama dalam mencari vendor pernikahan, selain pameran dan media sosial.
“Melalui data-data yang kami rilis dalam Wedding Survey Report ini, Bridestory ingin membantu para vendor dan pelaku industri pernikahan memahami perilaku, preferensi, serta ekspektasi calon pengantin masa kini secara lebih mendalam," ungkap Natasza Kurniawan, Head of Marketing Bridestory.
Data ini kata dia tidak hanya memetakan arah tren visual seperti tema dan warna, tetapi juga menggambarkan bagaimana pasangan merencanakan pernikahan, mengambil keputusan, hingga apa yang mereka anggap paling penting dalam sebuah perayaan pernikahan.
Sebagai wujud komitmen berkelanjutan, Bridestory juga kembali menggelar rangkaian event tahunan seperti Bridestory Market dan Bridestory Fair sepanjang 2026.
Tiga pameran besar akan digelar, yaitu Bridestory Market pada 12–15 Februari 2026 dan 3–6 September 2026 di ICE BSD, serta Bridestory Fair pada 5–7 Juni 2026 di JICC Senayan.
Melalui Petal Dreamscapes, Bridestory menegaskan bahwa pernikahan di tahun 2026 bukan sekadar perayaan seremonial, melainkan sebuah pengalaman emosional yang dirancang dengan keindahan, keintiman, dan sentuhan mimpi yang personal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- Apakah Habis Pakai Cushion Perlu Pakai Bedak? Ini 5 Rekomendasi Cushion SPF 50
- 5 Rekomendasi HP RAM 8GB Rp1 Juta Terbaik yang Bisa Jadi Andalan di 2026
- 34 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 20 Januari: Sikat TOTY 115-117 dan 20.000 Gems
Pilihan
-
Rebut Hadiah Berlimpah! Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel Jadi Penggerak Potensi Daerah
-
ASEAN Para Games 2025: Nurfendi Persembahkan Emas Pertama untuk Indonesia
-
Perbedaan Jaring-jaring Kubus dan Balok, Lengkap dengan Gambar
-
Rupiah Loyo, Modal Asing Kabur Rp 27 Triliun Sejak Awal Tahun
-
Izin Tambang Emas Martabe Dicabut, Agincourt Resources Belum Terima Surat Resmi dari Pemerintah
Terkini
-
Cuan dan Hoki! Ini 6 Shio Paling Makmur pada 22 Januari 2026
-
Sunscreen Apa yang Bagus untuk Kulit Bruntusan? Ini 5 Pilihan yang Layak Dicoba
-
Terpopuler: Kapan Mudik Gratis Lebaran 2026 BUMN Dibuka, Cara Memilih Cushion
-
Dari UMKM ke Standar Global, Ketika Industri Kosmetik Lokal Didorong Naik Kelas
-
Oase Hijau di Jakarta Selatan: Hunian Premium yang Tak Lagi Sekadar Investasi, Tapi Gaya Hidup
-
4 Sepatu Wanita Slip On TOMS untuk Tampilan Kasual dan Trendi, Nyaman Dipakai Kapan Saja
-
Nisfu Syaban 2026 Tanggal Berapa? Ini Jadwal Puasa dan Amalan yang Gen Z Wajib Tahu
-
4 Rekomendasi Sunscreen SPF 35 untuk Anak Sekolah, Ringan tapi Tetap Melindungi
-
6 Hikmah Tradisi Munggahan Sebelum Puasa Ramadan untuk Umat Muslim
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 10 Halaman 95 Revisi 2023: Soal Hikayat Si Miskin