Proses pembekuan inilah yang menghasilkan tekstur khas es gabus yang kenyal, ringan, dan berongga.
Berbeda dengan es krim berbahan susu yang creamy atau es lilin yang padat, es gabus memiliki pori-pori alami dari kombinasi tepung dan santan.
Ketika digigit, es ini cepat meleleh di mulut dengan rasa manis ringan dan sedikit gurih, tanpa meninggalkan kesan berat.
Tidak ada catatan pasti mengenai daerah asal es gabus. Namun, jajanan ini mulai dikenal luas dan populer pada era 1980–1990-an, seiring maraknya jajanan es rumahan seperti es mambo, es lilin, dan es potong.
Pada masa itu, es gabus menjadi primadona di kalangan anak-anak sekolah karena rasanya yang enak, tampilannya menarik, dan harganya sangat terjangkau.
Satu potong es gabus umumnya dijual dengan harga sekitar Rp1.000 hingga Rp3.000.
Dalam sebuah jurnal berjudul "Peningkatan Performa UMKM Es Gabus ’90an Melalui Pendampingan Sertifikasi Halal", dijelaskan bahwa es gabus tradisional dibuat dari tepung hunkwe yang dipadukan dengan santan dan gula.
Sementara itu, proposal kewirausahaan tentang es gabus juga menyebutkan bahwa jajanan ini tergolong sehat karena hanya menggunakan bahan-bahan sederhana tanpa pengawet, serta disajikan dalam kondisi beku.
Seiring perkembangan zaman, komposisi dasar es gabus sebenarnya tidak banyak berubah.
Baca Juga: Video Pedagang Es Gabus Dihakimi di Jalanan Bikin Geram, Ini 7 Faktanya
Tepung hunkwe, santan, dan gula tetap menjadi bahan utama. Namun, inovasi mulai bermunculan, mulai dari penambahan varian rasa, penggunaan warna alami, hingga pengemasan yang lebih modern agar menarik minat generasi muda.
Meski begitu, eksistensi es gabus kini semakin jarang ditemui dan lebih sering dijumpai di pasar tradisional atau dijual secara daring.
Kasus dugaan es gabus berbahan spons di Kemayoran yang ternyata tidak terbukti menjadi pengingat penting bagi orang tua untuk tetap mengawasi jajanan yang dikonsumsi anak-anak.
Meski es gabus terbukti aman, pengawasan tetap diperlukan agar anak terhindar dari jajanan dengan pewarna atau pemanis buatan berlebihan.
Demikian itu asal usul es gabus, jajan jadul yang lagi viral tapi dikira terbuat dari spons. Bagi banyak orang yang sudah mengetahui asal usul es gabus, es ini bukan sekadar kudapan dingin, melainkan potongan kecil kenangan masa kecil yang manis, sederhana, dan tak lekang oleh waktu.
Kontributor : Mutaya Saroh
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Direktur Utama RSUP Prof. Dr. R. D. Kandou Manado Bantah Ada Penyimpangan Anggaran
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup