Di kota-kota besar Indonesia, tingginya polusi udara membuat pengemudi dan penumpang enggan membuka jendela. NanoeX hadir melalui perangkat portable serta kendaraan yang telah dilengkapi generator nanoeX untuk membantu mengurangi bau dan polutan yang masuk ke dalam kabin.
4. Di kantor
Ruang kantor memiliki banyak bakteri, bau, dan debu yang dapat membuat suasana kerja menjadi kurang nyaman. nanoeX dapat membantu menjadikan suasana kerja senyaman rumah dengan melumpuhkan partikel-partikel yang tidak diinginkan dan meningkatkan kualitas udara.
Di mana menemukan nanoeX digunakan
1. Produk Elektronik Konsumen
Teknologi nanoeX telah diintegrasikan ke dalam berbagai produk Panasonic yang mengusung solusi pemurnian udara, seperti AC, sistem ventilasi, kulkas, hingga pengering rambut. Integrasi ini bertujuan menjaga kesehatan sekaligus meningkatkan kenyamanan pengguna di rumah.
2. Ruang Komersial dan Publik
Sejumlah perkantoran, rumah sakit, serta pusat perbelanjaan telah memanfaatkan produk Panasonic dengan teknologi nanoeX untuk membantu menekan polutan udara dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pengunjung.
3. Otomotif
Baca Juga: NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
Di sektor otomotif, teknologi nanoeX diterapkan sebagai solusi pemurnian udara guna menjaga kenyamanan pengemudi dan penumpang. Teknologi ini telah digunakan pada beberapa model kendaraan Lexus serta Jaguar Land Rover, termasuk I-PACE.
Bukti & Kredibilitas
Masa Depan & Tujuan
Panasonic selalu memperhatikan Kesehatan, kenyamanan hingga kesejahteraan individu dan keluarga, dan melalui pengembangan solusi pemurnian udara ini, kami dapat terus mewujudkannya. Karena di Panasonic, kami tidak hanya membangun mesin kami membangun rasa nyaman dan keamanan bagi keluarga. ***
Berita Terkait
-
Kementerian UMKM Terbitkan Permen Verifikasi WIUP Prioritas bagi UKM
-
NumoFest 2026 Dukung Ratusan Pelaku UMKM Lewat Gang Dagang, QRIS Tap, Sampai Film Bertema Religi
-
Ketua Satgas Tito Karnavian Pastikan Huntara Pengungsi di Pidie Jaya Layak Huni
-
Tinjau Pidie Jaya, Ketua Satgas Tito Karnavian Serahkan Bantuan untuk Warga
-
Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Wilayah Sumatera Paparkan 11 Prioritas
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
5 Sepatu Long Run Terbaik 2026, Nyaman untuk Latihan hingga Maraton
-
Mengulas Forest of Noise, Kesaksian Puitis dari Tengah Perang Gaza
-
Tayang 2027, Anime Bertema Musik Studio Cabana Buka Audisi Seiyu Utama Pria
-
IIF Genjot Pembiayaan Infrastruktur, Nilai Komitmen Baru Tembus Rp2,5 Triliun pada Semester I 2026
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan