Lifestyle / Komunitas
Jum'at, 30 Januari 2026 | 18:23 WIB
Wakil Menteri Kesehatan Benjamin Paulus Octavianus Cek Kesehatan Gratis (Suara.com/Rosiana)
Baca 10 detik
  • Wamenkes meninjau Cek Kesehatan Gratis & Skrining TB di Bantul untuk 1.300 karyawan.
  • Program ini bagian dari prioritas Prabowo-Gibran dalam pemberantasan TB serta deteksi dini diabetes dan hipertensi.
  • Pemda DIY dan sektor swasta berkomitmen memperluas akses layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Suara.com - Wakil Menteri Kesehatan RI, Benjamin Paulus Octavianus, meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dan Skrining Tuberkulosis (TB) di Mitra Produksi Sampoerna (MPS) Banguntapan, Bantul, Yogyakarta, Jumat (30/1/2026).

Program ini digelar oleh PT Yogyakarta Tembakau Indonesia bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Kegiatan pemeriksaan kesehatan ini akan diikuti sekitar 1.300 karyawan secara bertahap.

Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, gula darah, skrining TB, konsultasi dokter, hingga pemeriksaan lanjutan melalui bilik dahak bagi peserta yang terindikasi suspek TB.

Benjamin menegaskan, layanan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan akses kesehatan yang mudah dan merata. Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan fasilitas yang tersedia.

"Inisiatif hari ini bagus sekali karena pelaksanaan program berbasis komunitas, sehingga pada satu komunitas yang sama bisa saling mengajak," tuturnya kepada wartawan.

"Harapannya sampai di rumah semua peserta hari ini bisa turut mengajak elemen masyarakat yang lain untuk memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis di fasilitas kesehatan terdekat seperti Puskesmas,” sambungnya.

Wamenkes menambahkan, program ini termasuk dalam delapan prioritas pemerintahan Prabowo-Gibran, selain Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokusnya adalah pemberantasan TB serta deteksi dini diabetes dan hipertensi.

"Hipertensi dan diabetes itu tidak langsung kelihatan, tiga sampai lima tahun baru merusak tubuh. Maka yang pertama ini kami adakan cek tensi dan gula darah untuk mencegah orang cuci darah dan sakit jantung di usia produktif,” jelasnya.

Kepala Dinas Kesehatan DIY, Gregorius Anung Trihadi, menyebut Pemda akan terus memperluas cakupan layanan agar menjangkau lebih banyak masyarakat.

Baca Juga: Sikapi Pengibaran Bendera GAM di Aceh, Legislator DPR: Tekankan Pendekatan Sosial dan Kemanusiaan

Anung menekankan pentingnya menyasar komunitas perusahaan agar akses pemeriksaan lebih mudah bagi pekerja maupun warga sekitar.

Presiden Direktur PT HM Sampoerna Tbk., Ivan Cahyadi, turut mengapresiasi arahan Wamenkes serta dukungan PT Yogyakarta Tembakau Indonesia dalam program ini.

Menurut Ivan, kolaborasi sektor swasta bisa mendorong lebih banyak pihak untuk ikut berpartisipasi.

"Kami mengimbau keseluruhan 43 Mitra Produksi Sampoerna yang tersebar di 28 kabupaten di seluruh Pulau Jawa, tentunya dengan restu dan dukungan Bapak Wamenkes, untuk dapat memanfaatkan dan berpartisipasi dalam program yang baik ini," tuturnya.

"Harapan kami agar program kesehatan Pemerintah dapat berjalan dengan sukses dan manfaatnya dapat dirasakan lebih luas," tutup Ivan.

Load More