Lifestyle / Food & Travel
Jum'at, 30 Januari 2026 | 19:00 WIB
Ilustrasi kulkas (G.AI)

Suara.com - Memilih kulkas bukan hanya soal besar kecilnya kapasitas. Untuk penggunaan jangka panjang, kulkas harus awet, hemat listrik, menjaga kesegaran makanan lebih lama, dan tidak mudah rusak. Banyak keluarga akhirnya gonta-ganti kulkas karena salah memilih fitur atau tidak memahami teknologinya.

Dalam artikel ini, kita bahas:

  1. Masalah umum yang dihadapi konsumen
  2. Teknologi yang harus dimiliki kulkas modern
  3. Bagian penting kulkas yang menentukan keawetan
  4. Rekomendasi 5 kulkas terbaik yang paling tahan lama untuk rumah.

1. Masalah yang Sering Dihadapi Konsumen Saat Memilih Kulkas

a. Konsumsi listrik yang boros

Karena kulkas menyala 24 jam nonstop, pemilihan model yang kurang efisien berpotensi membuat konsumsi listrik membengkak dan berdampak pada tagihan bulanan.

b. Makanan cepat rusak / tidak segar lama

Tanpa teknologi pendinginan yang merata, suhu di dalam kulkas tidak konsisten ada bagian yang terlalu dingin dan ada pula yang terasa tidak terlalu dingin.

c. Bunga es menumpuk

Pada kulkas non-frost, bunga es mudah menumpuk dan harus sering dicairkan, yang pada akhirnya dapat mengganggu kinerja kulkas.

Baca Juga: Dari Bansos Hingga Keuangan Digital, Mendagri Ungkap Peran Kunci Data Dukcapil

d. Suara kulkas berisik

Pada beberapa kulkas, getaran kompresor yang tinggi menimbulkan suara bising yang dapat menganggu kenyamanan.

e. Cepat rusak, terutama pada bagian kompresor dan pintu karet

Material yang kurang berkualitas membuat kulkas cepat bermasalah, dari pintu tidak rapat, kompresor panas, hingga kebocoran freon.

2. Teknologi yang Harus Dimiliki Kulkas Tahan Lama

a. Inverter Compressor

Load More