Lifestyle / Komunitas
Rabu, 04 Februari 2026 | 10:39 WIB
Ilustrasi 1 Ramadan 2026. (Pixabay)

Suara.com - Dalam beberapa hari ke depan, seluruh umat Islam di dunia termasuk Indonesia akan menyambut bulan suci Ramadan. Jelang memasuki bulan Ramadan, nuansa dan vibes khas bulan suci sudah mulai terasa.

Di balik itu semua, banyak masyarakat yang masih bingung dan mulai mempertanyakan 1 Ramadan tanggal berapa?

Kepastian tersebut erat kaitannya dengan ibadah puasa dan seiring dengan antusiasme menyambut bulan suci Ramadan, bulan dimana diyakini sebagai bulan sucinya umat muslim di seluruh dunia.

Untuk mengetahui 1 Ramadan tanggal berapa, ada banyak metode yang dilakukan beberapa pihak dalam memprediski penetapan awal puasa, ini berpotensi menimbulkan perbedaan.

Kapan pelaksanaan awal puasa tidak hanya mengacu pada Kalender Hijriah saja, ada metode lain yang digunakan sebagai penanda pergantian bulan Hijriah, atau yang disebut hilal.

Secara astronomis, hilal berarti bulan sabit yang nampak, ini adalah sabit bulan pertama yang terlihat di ufuk barat sesaat setelah matahari terbenam.

Pemerintah tidak diam saja menyikapi perbedaan penetapan awal Ramadan, maka dari itu melalui Kementrian Agama, pemerintah akan melaksanakan Sidang Isbat penentuan 1 Ramadan 1447 H dijadwalkan pada tanggal 17 Februari 2026 di Auditorium H.M Rasjidi, Kantor Kementerian Agama, Jakarta.

Berdasarkan data dari Kementrian Agama (Kemenag) RI, ada 3 ormas berbasis Agama Islam terbesar di Indonesia sudah menetapkan prediksi awal Ramadan 2026 berdasarkan metode tersendiri dan sudah dilakukan selama bertahun-tahun.

Di bawah ini diuraikan secara singkat mengenai prediksi dan ketetapan awal Ramadan 2026 dari berbagai versi. Yaitu versi pemerintah, versi Muhammadiyah, dan versi Nahdalatul Ulama atau NU. Berikut penjelasan singkatnya.

Baca Juga: Tips Persiapan Ramadan 2026: 4 Langkah Cerdas Siapkan Stok Makanan Anti Boncos

Prediksi Awal Ramadan Versi Pemerintah

Apabila dilihat dari kalender Hijriah Indonesia 2026 yang dirilis Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, 1 Ramadan 1447 H diprediksi jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Prediksi disimpulkan setelah melakukan pemantauan hilal di berbagai titik di Indonesia menggunakan kriteria MABIMS (Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura), yang mengisyaratkan tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi minimal 6,4 derajat.

Prediksi Awal Ramadan Versi Nahdalatul Ulama (NU)

Dari tahun ke tahun, Nahdalatul Ulama konsisten menggunakan metode Rukyatul Hilal (pengamatan langsung) yang didukung dengan perhitungan hisab sebagai panduan awal.

NU diprediksi akan memulai awal puasa selaras dengan pemerintah, yakni pada Kamis, 19 Februari 2026. Lembaga Falakiyah PBNU rencananya akan melakukan pemantauan hilal pada sore hari tanggal 17 Februari 2026.

Load More