- Kata pizza disebut ribuan kali di dokumen Epstein Files
- Banyak yang menduga kata tersebut merujuk sebagai kode tertentu
- Narasi internet lawas pernah mengungkap arti kode-kode yang pernah dipakai para pedofilia.
Suara.com - Istilah "pizza" kembali ramai diperbincangkan publik seiring dibukanya dokumen Epstein Files ke publik. Di media sosial, banyak warganet menduga kata pizza yang muncul dalam sejumlah email tersebut bukan sekadar makanan, melainkan kode rahasia yang dikaitkan dengan praktik pedofilia. Benarkah demikian?
Kecurigaan soal pizza sebagai kode bermula dari narasi lama di internet yang kembali viral setelah dokumen Epstein dirilis. Dalam dokumen yang diduga setebal 3 juta halaman tersebut, diduga ada sekitar 1000 kata pizza yang tertulis di email.
Kata pizza, bersama istilah lain seperti ice cream (es krim) dan grape (anggur), dianggap oleh sebagian netizen sebagai bahasa sandi dalam komunikasi tertutup terkait kejahatan seksual terhadap anak.
Arti Pizza dan Keju dalam Kejahatan Terhadap Anak
Narasi bahwa pizza punya makna tersembunyi dalam konteks kejahatan seksual berasal dari laporan tahun 2020 yang diterbitkan media internasional seperti The Telegraph tentang fenomena di media sosial, khususnya Instagram.
Laporan ini menyebut bahwa beberapa emoji seperti keju dan pizza digunakan oleh akun-akun predator untuk menandai bahwa mereka berbagi atau mencari konten seksual terhadap anak. Ini disampaikan oleh aktivis perlindungan anak yang mengamati pola tersebut sebagai upaya menghindari deteksi otomatis platform.
Emoji keju dianggap melambangkan anak perempuan yang sangat muda, sementara emoji pizza melambangkan anak perempuan. Jika dipadukan, dua emoji itu membentuk singkatan “CP”, yang dalam komunitas tertentu dipahami sebagai child pornography atau pornografi anak.
Aktivis tersebut dan kelompoknya mengidentifikasi ribuan akun yang menggunakan kode ini untuk saling menghubungi, kemudian melapor ke pihak platform sehingga banyak akun tersebut dihapus.
Kenapa Banyak yang Percaya Istilah Itu?
Baca Juga: Terpopuler: Cara Akses Dokumen Epstein hingga Sepeda Lipat Alternatif Brompton
Narasi soal emoji pizza sebagai kode diserap oleh komunitas online dan terkadang dikaitkan dengan teori konspirasi seperti Pizzagate, yang menyebar luas pada 2016.
Beberapa laporan media lain juga mencatat bahwa dalam praktik penegakan hukum di AS, istilah “pizza” atau “cheese pizza” pernah dijumpai dalam dokumen kasus yang berkaitan dengan konten eksploitasi anak, meskipun konteksnya adalah analisis bukti individual tersangka.
Namun hal penting yang harus digarisbawahi adalah bahwa ini bukanlah kode universal yang legal atau diakui secara resmi. Tidak ada aturan hukum formal yang menetapkan pizza sebagai simbol kejahatan seksual anak.
Penggunaan istilah tersebut dalam subkultur online bisa jadi hanya salah satu dari sekian banyak cara predator mencoba mengelabui filter otomatis, bukan suatu istilah yang “disahkan” secara resmi dalam hukum atau prosedur penegakan.
Fakta bahwa beberapa pelaku pernah menggunakan istilah ini dalam komunikasi mereka tidak otomatis berarti bahwa setiap penggunaan kata pizza dalam konteks lain memiliki makna kriminal.
Berita Terkait
-
Biodata dan Agama Jeffrey Epstein yang Picu Skandal Epstein Files
-
Link Download Epstein Files PDF yang Diduga Berjumlah 3 Juta Halaman
-
Epstein Gigih Dekati Vladimir Putin Selama Satu Dekade, Tawarkan Informasi 'Rahasia AS'
-
Berapa Kekayaan Jeffrey Epstein yang Jadi Biang Kerok Epstein Files?
-
Withdrawal Binance Mendadak Error, Apa Penyebabnya?
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- Harga Beda Tipis: Mending Yamaha Gear Ultima, FreeGo atau X-Ride untuk Rumah Tangga?
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
5 Sepatu Running Lokal Rp200 Ribuan Terbaik, Kualitas Juara Bukan Barang Abal-abal
-
4 Rekomendasi Bedak Padat Translucent yang Ringan dan Bikin Makeup Flawless
-
4 Zodiak Paling Beruntung 6 Mei 2026: Siap-siap Uang Bertambah dan Cinta Bersemi
-
Cushion Barenbliss Harga Berapa? Ini Update Terbaru dan 3 Rekomendasinya
-
Apa Beda Undertone dan Skintone? Kunci agar Tak Salah Pilih Makeup hingga Pakaian
-
5 Sifat Orang yang Lahir di Bulan Mei, Tenang tapi Penuh Keteguhan
-
Achmad Zaky Dorong Pertukaran Pelajar IndonesiaMalaysia: Pendidikan adalah Investasi Terbesar
-
7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
-
Fungsional dan Eco-Friendly, VIVAIA Hadirkan Koleksi Kolaborasi dengan Seniman Prancis
-
5 Rekomendasi Sepatu Running Lokal Wanita, Ringan dan Terjangkau untuk Lari