- Tas Siaga Bencana membantu keluarga bertahan sebelum bantuan tiba.
- Isi tas mencakup dokumen penting, pakaian, makanan, air, dan alat komunikasi.
- Menyiapkan tas sejak dini mengurangi kepanikan saat bencana melanda.
Suara.com - Pada Jumat dini hari, 6 Februari 2026 sekitar pukul 01.06 WIB, gempa bumi tektonik bermagnitudo 6,4 SR mengguncang wilayah selatan Jawa Timur.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut berpusat di laut dengan kedalaman sekitar 10 kilometer.
Episentrum berada di koordinat 8,89 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur, sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan.
Guncangan gempa dilaporkan dirasakan di sedikitnya 26 wilayah. Berdasarkan tingkat intensitas getaran, Pacitan, Sleman, dan Bantul.
Kepala Pelaksana BPBD Trenggalek, Triadi Atmono, mengonfirmasi bahwa gempa tersebut terjadi di laut dengan kedalaman dangkal.
Pentingnya Antisipasi Sebelum Bencana
Meski tidak menimbulkan kerusakan besar, gempa Pacitan dini hari menjadi pengingat bahwa bencana bisa datang kapan saja.
Kondisi ini menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, salah satunya dengan mempersiapkan tas siaga bencana (TSB).
Apa Itu Tas Siaga Bencana?
Baca Juga: Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara
Tas siaga bencana merupakan tas yang dipersiapkan oleh setiap keluarga sebagai langkah antisipasi ketika terjadi kondisi darurat akibat bencana alam.
Keberadaan tas ini bertujuan untuk membantu keluarga memenuhi kebutuhan dasar pada fase awal bencana, saat bantuan dari pihak luar belum tersedia.
Tas ini disusun agar praktis dan mudah dibawa ketika proses evakuasi harus dilakukan secara cepat dan mendadak, misalnya pada kejadian gempa bumi.
Berdasarkan informasi dan panduan dari BPBD Kabupaten Malang, tas siaga bencana sebaiknya berisi perlengkapan berikut.
- Surat-surat penting (surat tanah, surat kendaraann, ijazah, akta kelahiran dan lain lain);
- Sandang untuk tiga hari, meliputi pakaian dalam, celana panjang, jaket, selimut, handuk, jas hujan dan lain lain;
- Makanan ringan tahan lama (mi instan, biskuit, abon, cokelat dan lain lain);
- Air minum (setidaknya cukup untuk kebutuhan selama kurang lebih tiga hari);
- Kotak P3K, berisi obat-obatan pribadi dan obat-obatan umum lainnya;
- Radio/Handphone (radio/ponsel beserta baterai/charger/powerbank, yang tujuannya untuk memantau informasi seputar bencana secara real time);
- Perlengkapan mandi (sabun mandi, sikat gigi, odol, sisir, cotton bud dan lain lain);
- Masker (alat bantu pernafasan untuk menyaring udara kotor/tercemar *ingat masker digunakan untuk sekali pakai saja);
- Peluit (alat bantu untuk meminta pertolongan saat darurat);
- Uang (siapkan uang tunai secukupnya untuk perbekalan selama kurang lebih tiga hari), dan yang terakhir adalah;
- Alat bantu penerangan, seperti senter, lampu kepala (headlamp), korek api, lilin dan lain sebagainya.
Jenis Bencana dan Kesiapan yang Perlu Dilakukan
Indonesia rawan berbagai bencana, bukan hanya gempa bumi, tapi juga tsunami, letusan gunung api, banjir, tanah longsor, angin topan, hingga wabah penyakit.
Setiap bencana membutuhkan kesiapan yang berbeda, namun tas siaga bencana menjadi perlengkapan dasar yang selalu relevan.
Berita Terkait
-
Apa Penyebab Gempa Pacitan M 6.4 Hari Ini? Terasa di 26 Wilayah, BMKG Buka Suara
-
DIY Diguncang Gempa M4,5, Dua Orang Terluka dan Sejumlah Bangunan Rusak
-
Gempa Beruntun Melanda Selatan Jawa: Kata 'Gempa' dan 'Kerasa' Trending di X
-
BMKG Catat 1.556 Gempa Guncang Aceh Sepanjang 2025, Naik 39 Persen dari Tahun Lalu
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Peran Baru Lee Jong Suk, Debut sebagai Duta Merek di Asia
-
Mengenal Sandiana Soemarko, Filantropis Indonesia di Balik Berbagai Aksi Kemanusiaan
-
Rangkaian Skincare Viva untuk Remaja Atasi Masalah Kulit di Masa Pubertas
-
Proses Veneer Gigi di Damessa dari Awal hingga Selesai
-
8 Lukisan Pembawa Rezeki Menurut Feng Shui, Cocok Jadi Pajangan Rumah
-
4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
-
5 Rekomendasi Sunscreen Lokal Bebas Silikon, Mencegah Pori-Pori Tersumbat dan Komedo
-
7 Makanan untuk Mengatasi Jerawat, Konsumsi Rutin agar Wajah Kembali Sehat
-
Berapa Harga Air Purifier Mini? Cek 4 Pilihan Ratusan Ribu yang Layak Dicoba
-
5 Parfum Lokal Aroma Soapy yang Cocok untuk Cuaca Panas, Wangi Segar Sepanjang Hari